Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Di Balik Perjuangan Melawan Karhutla, Polwan Polres Kapuas Hadir Membawa Kepedulian

Satresnarkoba Polres Kapuas Gagalkan Peredaran 17 Paket Sabu di Kapuas Murung

Bukan Sekadar Membagi Flyer, Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Edukasi Warga Cegah Karhutla

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Technology»BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Bisnis Resilien Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah
Technology

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Bisnis Resilien Di Tengah Perubahan Nilai Tukar Rupiah

vritimesBy vritimes18 Juni 2026 12:31 PM072 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, 2 Juni 2026 – Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika industri otomotif dan pembiayaan tahun ini. Kendati demikian, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan masih terbuka seiring tetap terjaganya permintaan masyarakat terhadap kendaraan sebagai sarana mobilitas maupun penunjang aktivitas produktif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Perubahan nilai tukar rupiah dapat memberikan tekanan terhadap harga kendaraan yang pada akhirnya berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat dan permintaan pembiayaan. Karena itu, kami terus mencermati perkembangan pasar dan melakukan penyesuaian strategi bisnis secara adaptif.”

Di tengah kondisi tersebut, BRI Finance tetap mampu menjaga kualitas pembiayaan dan pertumbuhan bisnis secara sehat. Hingga April 2026, rasio Non-Performing Financing (NPF) Perseroan tercatat sebesar 2,40%, masih berada dalam batas yang ditetapkan regulator.

Dari sisi penyaluran pembiayaan, segmen kendaraan masih memberikan kontribusi signifikan terhadap portofolio perusahaan. Pembiayaan mobil baru tercatat menyumbang 34,75% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance, sementara pembiayaan mobil bekas berkontribusi sebesar 8,82%.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa permintaan pembiayaan kendaraan masih cukup resilien meskipun pasar dihadapkan pada berbagai tantangan eksternal.

“Prospek pembiayaan kendaraan hingga akhir tahun masih memiliki peluang pertumbuhan yang baik. Kebutuhan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi serta permintaan kendaraan yang masih terjaga pada sejumlah segmen menjadi faktor yang mendukung optimisme tersebut,” jelas Dhani.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengantisipasi dampak volatilitas nilai tukar, BRI Finance terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas portofolio pembiayaan, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan. Perseroan juga mempererat kolaborasi dengan dealer dan mitra strategis guna menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Melalui langkah-langkah tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus memberikan solusi pembiayaan yang relevan bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSUPAYA LINGKUNGAN TETAP LESTARI POLSEK KAPUAS HULU LAKUKAN IMBAUAN LARANGAN TAMBANG LIAR
Next Article Naik 77,64% Sampai Dengan Mei 2026, BRI Finance Catatkan Kinerja Positif Kendaraan Bekas
vritimes

Related Posts

Dorong Ketersediaan Benih Unggul, PT RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara Bahas Relaksasi Regulasi Perbenihan Karet

10 September 2026 7:35 PM

Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures sebagai Bagian dari Evolusi Strategi Trading

10 September 2026 6:33 PM

Public Expose 2026: Laba Tembus Rp1,91 T, Jasa Marga Siap Dorong Pertumbuhan Jangka Panjang

10 September 2026 6:19 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.