15 Tahun Hidup Sendiri, Sunarsih Terharu Dapat Donasi Program “Berbagi Itu Indah”
Analisnews.co.id –TABANAN | Program “Berbagi Itu Indah” dari Brigjen TNI Purnawirawan Dr. Nengah Kastika, S.H., M.H., kembali menujukkan rasa kepedulian sosial atas warga lanjut usia.
Bahkan, Brigjen TNI Purnawirawan Dr. Nengah Kastika, S.H., M.H., menyalurkan bantuan kepada Sunarsih, 81 tahun, warga Banjar Candikuning II, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, Kamis, 25 Juni 2026.
Penyaluran bantuan tersebut bertujuan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok lansia yang menjalani kehidupan dalam keterbatasan.
Sunarsih yang akrab disapa Bu Ayu merupakan salah satu penerima donasi dari program “Berbagi Itu Indah”. Selama kurang lebih 15 tahun, Bu Ayu hidup seorang diri setelah suaminya meninggal dunia pada tahun 2011 silam.
Di usia senjanya, Bu Ayu tetap bertahan tinggal di kamar kontrakan tanpa didampingi anak maupun keluarga dekat. Ia sempat mendapat ajakan dari anaknya untuk pindah ke Jawa, namun memilih tetap tinggal di Tabanan karena ingin menepati janji kepada sang suami.
“Saya punya janji sama suami untuk menemani hingga akhir hayat, untuk itu saat saya meninggal supaya dimakamkan ditempat yang sama,” ucapnya.
Menurutnya, bantuan yang diterima bukan hanya sekadar dukungan materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian dari sesama.
“Bagi saya ini bukan sekadar bantuan. Ini pengingat bahwa ditengah sepi, masih ada orang yang peduli,” ucapnya saat menerima bantuan.
Kisah hidup Bu Ayu menggambarkan perjalanan panjang seorang lansia yang menjalani hari-hari dalam kesederhanaan. Pepatah “malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih” seolah menjadi gambaran perjuangannya menghadapi kehidupan.
Sementara itu, Brigjen TNI Purnawirawan Dr. Nengah Kastika menyampaikan, program “Berbagi Itu Indah” lahir dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat, terutama lansia yang belum sepenuhnya tersentuh bantuan sosial.
Ia pun turun langsung menemui Bu Ayu sebagai wujud pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
“Kita mungkin tidak bisa mengubah nasib seseorang sepenuhnya. Namun setiap bentuk berbagi, sekecil apa pun itu, dapat menghangatkan hari orang lain. Itulah makna indah yang sebenarnya,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Brigjen TNI Purnawirawan Dr. Nengah Kastika berharap kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Bantuan yang diberikan menjadi bukti bahwa berbagi dengan tepat sasaran mampu memberikan arti besar bagi mereka yang membutuhkan.
Program “Berbagi Itu Indah” juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas masyarakat, terutama bagi kelompok rentan di tengah perkembangan pembangunan dan pariwisata di Bali.
Kisah Bu Ayu menjadi pengingat bahwa di balik pesatnya perkembangan Bali, masih ada warga yang menjalani masa tua dalam kesendirian dan membutuhkan perhatian dari lingkungan sekitar.
- Brigjen TNI Purnawirawan Nengah Kastika, Berbagi Itu Indah, Tabanan, Sunarsih, bantuan sosial
