Close Menu
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

93,09% Debitur FLPP Menghuni Rumahnya Di Penyaluran Tahun 2026

Personil Polsek Cimarga Polres Lebak Lebak Melaksanakan Giat Patroli Malam Hari

Cegah Gangguan Kamtibmas Polsek Bojongmanik Polres Lebak Laksanakan Patroli Malam

Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Analis
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»93,09% Debitur FLPP Menghuni Rumahnya Di Penyaluran Tahun 2026
Terkini

93,09% Debitur FLPP Menghuni Rumahnya Di Penyaluran Tahun 2026

vritimesBy vritimes25 Juni 2026 7:20 AM033 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

BP Tapera meningkatkan target dari tahun sebelumnya menjadi 75.000 unit rumah. Apabila menilik dari target monitoring dan evaluasi per akhir Mei 2026, BP Tapera telah mencapai angka pemantauan sebesar 42,595 ribu unit rumah, atau 36,42% dari target yang ditetapkan. Dalam pemantauannya, sebanyak 37.003 unit rumah (93,09%) dihuni sendiri oleh pemiliknya.

BP Tapera per saat ini telah merealisasikan penyaluran FLPP sebesar 79.667 unit rumah senilai Rp9,9 Triliun. Dari capaian penyaluran tahun 2026 tersebut, pada sisi pemantauan melalui monitoring dan evaluasi di lapangan, BP Tapera meningkatkan target dari tahun sebelumnya menjadi 75.000 unit rumah. Apabila menilik dari target monitoring dan evaluasi per akhir Mei 2026, BP Tapera telah mencapai angka pemantauan sebesar 42,595 ribu unit rumah, atau 36,42% dari target yang ditetapkan. Dalam pemantauannya, sebanyak 37.003 unit rumah (93,09%) dihuni sendiri oleh pemiliknya.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa program pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen BP Tapera untuk memastikan Rumah FLPP BP Tapera dimanfaatkan sesuai peruntukannya bagi MBR, serta sebagai upaya peningkatan kualitas pelaksanaan Program FLPP secara berkelanjutan.

BP Tapera menilai, bahwa program monitoring dan evaluasi keterhunian merupakan salah satu instrumen penting dalam memastikan Program FLPP dapat berjalan tepat sasaran “Program FLPP tidak hanya berorientasi pada penyaluran pembiayaan saja, tetapi juga memastikan bahwa Rumah FLPP BP Tapera benar-benar dimanfaatkan oleh yang berhak,” terang Heru.

Sebagai informasi, Tahun 2025 lalu BP Tapera berhasil mencatat realisasi penyaluran FLPP sebesar 278.868 unit rumah Rp34,64 Triliun, yang merupakan capaian tertinggi sepanjang FLPP disalurkan. Dari penyaluran tersebut, BP Tapera menargetkan pemantauan tingkat keterhunian sebesar 68.000 unit rumah. Dari target pemantauan tersebut, rumah terpantau dan valid sebanyak 75.047 unit rumah, dari pantauan tersebut sebesar 70.564 unit rumah BP Tapera mendapatkan data rumah dihuni sesuai ketentuan (94,02%).

Kualitas Hunian serta Tantangan Sisi Suply

Selain melakukan pemantauan kualitas tingkat keterhunian, BP Tapera juga turut melakukan pemantauan kualitas hunian. Per 31 Mei 2026, BP Tapera mencatat sebanyak total data 2.422 rumah valid, dan 2.337 rumah diantaranya (96,49%) siap huni.

Sedangkan untuk 3,51% sisanya, termasuk dalam rumah belum siap huni. Saat ini BP Tapera menindaklanjutinya dengan melakukan koordinasi secara berkala kepada bank penyalur untuk memastikan seluruh rumah yang selesai dibangun telah siap untuk dihuni juga oleh para calon debitur. Karena kondisi tersebut secara tidak langsung turut menjadi faktor pengaruh dalam mendorong tingkat keterhunian.

Selain itu, BP Tapera juga turut mencatat beberapa aspek tantangan dalam menyelenggarakan penyediaan hunian yang sering dijumpai oleh para pengembang perumahan, yaitu aspek perizinan, tata ruang, hingga proses pertanahan

Menyikapi hal-hal tersebut, Heru menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Daerah sangat diperlukan untuk mendorong peningkatan keterhunian rumah FLPP “Dari sisi keterhunian, kami berharap Pemda dapat memfasilitasi pembaruan alamat KTP penghuni sesuai dengan alamat rumah subsidi yang ditempatinya. Selain itu, seluruh ketentuan terkait keterhunian Rumah FLPP BP Tapera perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat,” pungkas Heru.

Tentang BP Tapera

BP Tapera adalah Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePersonil Polsek Cimarga Polres Lebak Lebak Melaksanakan Giat Patroli Malam Hari
vritimes

Related Posts

PERSONEL PIKET POLSEK KAPUAS KUALA SIAGA MAKO PADA MALAM HARI

25 Juni 2026 1:12 AM

BERANTAS KEJAHATAN LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS KUALA GENCAR SOSIALISASI ILLEGAL MINING

25 Juni 2026 1:03 AM

Personel Polsek Kapuas Kuala Melaksanakan Apel Pagi

25 Juni 2026 12:51 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.