Serang, Analisnews.co.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten menggelar Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama Dengan Tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” yang bertempat di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten pada Kamis (25/06).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, ASDA I Provinsi Banten Dr. Komarudin, Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar K.H. Embay Mulya Syarif, Ketua MUI Provinsi Banten Dr. K.H. A. Bazari Syam, Pejabat Utama Polda Banten, Ketua FKUB Provinsi Banten Dr. K.H. A. M. Romly, Pastor RD. Yohannes Suradi, Romo Xaverius Kallen, Jro Mangku Gede Suwono, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anak-anak yatim.
Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa doa bersama lintas agama yang dilaksanakan merupakan cerminan nilai luhur bangsa Indonesia.
“Di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan keyakinan, masyarakat Indonesia tetap berdiri dalam satu ikatan kebangsaan yang kokoh. Kebersamaan tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat ketahanan bangsa menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujarnya.
Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut seluruh elemen masyarakat menyatukan harapan dan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, keselamatan, dan keberkahan.
“Selain itu, doa juga dipanjatkan agar Provinsi Banten tetap menjadi daerah yang aman, harmonis, serta mampu terus berkembang demi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolda Banten menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata. Kamtibmas yang kondusif, kata dia, lahir dari sinergi dan kepedulian seluruh elemen bangsa.
“Polri menempatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, menyejukkan kehidupan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Dengan terus disampaikannya pesan-pesan kesejukan, persatuan, dan kasih sayang, maka ruang bagi perpecahan dan konflik akan semakin sempit.” tegasnya.
Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Banten.
“Terima kasih dan apresiasi kepada Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Banten yang selama ini telah mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Sinergi yang telah terjalin dengan baik ini merupakan modal utama dalam mewujudkan Banten yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya (Bidhumas).
