Pulang Pisau – Personil Satpolairud Polres Pulang Pisau menunjukkan aksi nyata dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. Anggota kepolisian yang bertugas tampak sigap membantu warga yang baru saja berbelanja di pasar untuk mengangkut barang bawaan mereka menuju kapal kelotok yang bersandar di Dermaga Pasar Patanak. Langkah humanis ini diambil guna memastikan aktivitas perekonomian warga di sekitar perairan dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala, Sabtu (04/07/2026) Pagi.
Aksi gotong royong ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mendekatkan diri kepada masyarakat perairan, sekaligus memberikan rasa aman saat warga melakukan aktivitas penyeberangan. Dengan kehadiran petugas di lapangan, potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan air akibat kelebihan muatan atau salah prosedur saat menaikkan barang dapat diminimalisir sedini mungkin.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasatpolairud Polres Pulang Pisau Iptu Rodie Damhodie, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran personil kepolisian di dermaga ini bukan sekadar untuk melakukan pengawasan lalu lintas perairan, melainkan juga untuk memberikan bantuan langsung yang menyentuh kebutuhan harian masyarakat. “Kami ingin memastikan seluruh warga yang memanfaatkan transportasi air merasa dilayani dengan baik, serta memotivasi mereka untuk selalu menjaga keselamatan selama berada di atas kapal,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Di lokasi yang sama, seorang pedagang sekaligus pemilik kapal kelotok, mengapresiasi kesigapan petugas yang tidak ragu untuk turun langsung mengangkat barang-barang berat milik penumpang. “Kami merasa sangat terbantu dan merasa lebih tenang dengan adanya pak polisi yang berjaga dan ikut membantu di dermaga ini. Bongkar muat barang jadi lebih cepat dan aman,” ungkapnya.
Melalui konsistensi pelayanan seperti ini, Satpolairud Polres Pulang Pisau berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat pesisir sungai semakin erat. Selain membantu aktivitas fisik warga, personil di lapangan juga terus menyelipkan edukasi penting mengenai penggunaan pelampung (life jacket) selama perjalanan di sungai demi keselamatan bersama. (Humasrespulpis).
