Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Personil Polsek Kapuas Hilir tingkatkan Patroli dialogis untuk pastikan Kamtibmas aman di wilayah hukumnya

Cegah Terjadinya Karhutla, Anggota Polsek Hilir  Lakukan Sosialisasi

Polsek Kapuas Hilir Gelar Minggu Kasih  Di Kecamatan Kapuas Hilir  Untuk Mendengarkan Keluhan Warga

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Banten»Hasil Pemeriksaan Visum Luar, Tidak Ditemukan Tanda-Tanda Kekerasan pada Jenazah Tersangka Dugaan Pencurian
Banten

Hasil Pemeriksaan Visum Luar, Tidak Ditemukan Tanda-Tanda Kekerasan pada Jenazah Tersangka Dugaan Pencurian

nurjenBy nurjen7 Juli 2026 4:03 PM0172 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Serang, Analisnews.co.id  – Polres Serang menyampaikan hasil penanganan terhadap tersangka dugaan pencurian berinisial AN (34), yang meninggal dunia pada Selasa (7/7/2026), setelah sebelumnya mengalami gangguan kesehatan saat berada di ruang tahanan.

 

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menjelaskan bahwa sebelum meninggal dunia, AN sempat mengeluhkan nyeri dada sebelah kiri, sesak napas, dan berkeringat dingin setelah selesai mandi untuk menemui keluarganya yang datang membesuk.

 

“Mendapat laporan tersebut, petugas jaga Tahti segera menghubungi personel Sie Dokkes untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tekanan darah yang bersangkutan mencapai 155/100 mmHg. Sesuai anjuran dokter, yang bersangkutan diberikan obat dan dilakukan observasi,” ujar AKBP Andri Kurniawan.

 

Namun, kondisi AN tidak menunjukkan perbaikan. Bahkan, ia kembali mengeluhkan sesak napas disertai nyeri pada bagian punggung. Atas pertimbangan medis, petugas segera membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Jantung Hana Medika untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

“Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung memberikan penanganan. Namun berdasarkan pemeriksaan dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD), yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.15 WIB,” jelas Kapolres.

 

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk. IV Banten untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter spesialis forensik.

 

Berdasarkan Hasil Sementara Pemeriksaan Luar Mayat yang dilakukan oleh dr. Donald Rinaldi K., Sp.FM., M.H.Kes., ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada serangan jantung, di antaranya perubahan warna kulit wajah menjadi lebih gelap dibandingkan bagian tubuh lainnya serta tampak pecah pembuluh darah pada kedua bola mata.

 

Selain itu, ditemukan buih halus pada mulut dan cairan dari kemaluan yang merupakan kondisi yang dapat dijumpai pada beberapa kasus kematian.

 

Hasil pemeriksaan juga mencatat adanya lebam mayat pada bagian punggung dan pinggang yang sesuai dengan proses setelah kematian, serta kaku mayat pada kedua kelopak mata dan rahang. Dokter memperkirakan waktu kematian kurang dari tiga jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

 

Yang terpenting, berdasarkan hasil pemeriksaan luar tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa luka-luka maupun patah tulang pada tubuh jenazah.

 

AKBP Andri Kurniawan menegaskan bahwa seluruh proses penanganan terhadap yang bersangkutan telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pemberian pertolongan medis, rujukan ke rumah sakit, hingga pemeriksaan forensik.

 

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya yang bersangkutan. Sejak yang bersangkutan mengeluhkan kondisi kesehatannya, petugas telah memberikan penanganan sesuai prosedur dan segera membawanya ke rumah sakit. Hasil sementara pemeriksaan forensik juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah,” tutup AKBP Andri Kurniawan. (Bidhumas)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleJaga Kondusifitas Perairan, Sat Polairud Polres Sukamara Patroli di Pinggiran DAS Jelai
Next Article Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal
nurjen

Related Posts

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

22 Agustus 2026 11:04 AM

Kasus Matel Diduga Peras Pengendara di Cikupa Diungkap, Polresta Tangerang Tangkap Tiga Terduga Pelaku

21 Agustus 2026 7:03 PM

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

21 Agustus 2026 10:00 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.