Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cegah Karhutla dan Dampak El Nino, Polres Barito Utara Gencarkan Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalteng di Bantaran Sungai Barito

Paylabs Hadirkan Soundbox on App di FEKDI x IFSE 2026, Perkuat Keamanan Transaksi QRIS

Kapolres Barito Utara Hadiri Rapat Paripurna III DPRD, Tegaskan Komitmen Pengawalan Penganggaran Pembangunan Daerah

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Banten»DPUPR Lebak bangun delapan unit daerah irigasi dukung swasembada pangan 
Banten

DPUPR Lebak bangun delapan unit daerah irigasi dukung swasembada pangan 

nurjenBy nurjen8 Juli 2026 7:18 PM092 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Lebak, Analisnews.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Banten, pada 2026 merealisasikan pembangunan sebanyak delapan unit daerah irigasi guna mendukung program swasembada pangan di daerah itu.

‎

‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Kabupaten Lebak Dade Yan Apriyandi di Lebak, Rabu, mengatakan pembangunan infrastruktur sebanyak delapan daerah irigasi guna memenuhi ketersediaan pasokan air untuk areal persawahan sehingga saat musim kemarau bisa menghasilkan produksi pangan.

‎

‎Lokasi pembangunan jaringan irigasi itu tersebar di Kecamatan Cijaku seluas 80 hektare, Cibeber 100 hektare, Cikulur 130 hektare, Bayah 120 hektare, Bojongmanik 127 hektare, Lebak Gedong 200 hektare dan Malingping 88 hektare.

‎

‎”Kami berharap pembangunan daerah irigasi itu dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pangan saat musim kemarau,” katanya menjelaskan.

‎

‎Menurut dia, pemerintah daerah memiliki komitmen tinggi untuk kedaulatan pangan, sehingga setiap tahun melakukan intervensi pembangunan infrastruktur irigasi guna mendukung swasembada pangan nasional.

‎

‎Ia mengatakan irigasi merupakan ujung tombak saat musim kemarau untuk menyelamatkan pertanian sawah dalam memenuhi ketersediaan pasokan air.

‎

‎Saat ini, jumlah jaringan daerah irigasi di Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 474 unit daerah irigasi terdiri dari 463 irigasi permukaan dan 11 irigasi pompa.

‎

‎Selama ini, lanjutnya, kehadiran jaringan irigasi mampu memberikan sumbangan besar terhadap program ketahanan pangan nasional. Bahkan, beberapa tahun terakhir Kabupaten Lebak sebagai lumbung pangan di Provinsi Banten.

‎

‎”Kita menargetkan jaringan irigasi yang dibangun itu maka petani bisa tanam sebanyak tiga kali musim tanam per tahun,” katanya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous Article100 Santri Ikut Merasakan Kemeriahan Junior Miners Fun Fest 2026
Next Article Pemkab Lebak hapus PBB bagi petani dengan luas sawah 5.000 meter ke bawah
nurjen

Related Posts

Cegah Perusakan Ekosistem Perairan, Polsek Kapuas Timur Sosialisasikan Bahaya Illegal Fishing untuk Keberlanjutan

30 September 2026 1:18 PM

SOSIALISASI LARANGAN ILLEGAL MINING, BERTUJUAN CIPTAKAN MASYARAKAT SADAR AKAN LINGKUNGAN OLEH POLSEK KAPUAS TIMUR

30 September 2026 1:15 PM

Polsek Kapuas Timur Laksanakan Patroli Harkamtibmas, Cegah Gangguan Kamtibmas

29 September 2026 3:17 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.