Close Menu
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cara Menukar Neo Koin dengan Kupon Diskon di neobank

Gugik.id Hadirkan Solusi Server Baru, Refurbished, dan Sparepart Server Enterprise

Midweek Momentum: Membaca Peluang Perdagangan Minyak Mentah di Tengah Ketidakpastian Pasokan Global

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
Analis
  • Beranda
  • Warga Menilai
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
  • Tulis Berita
You are at:Home»Terkini»Gerak Cepat Polsek Rungan Padamkan Titik Api di Karya Bakti, Karhutla Seluas 1 Hektare Berhasil Dikendalikan
Terkini

Gerak Cepat Polsek Rungan Padamkan Titik Api di Karya Bakti, Karhutla Seluas 1 Hektare Berhasil Dikendalikan

Admin MediaBy Admin Media18 Juli 2026 3:10 PM043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Gunung Mas – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Rungan bersama unsur TNI dan Damkar dalam menindaklanjuti informasi Hotspot (HS) berdasarkan data satelit NASA-SNPP. Tim gabungan bergerak menuju lokasi titik panas di Desa Karya Bakti, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, pada Jumat (17/7/2026) pukul 19.30 WIB, hingga berhasil menemukan dan memadamkan kebakaran lahan sebelum meluas.

 

Groundcheck dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas terdeteksinya hotspot pada koordinat Latitude 115114 dan Longitude 113.882877. Lokasi titik panas berada sekitar 10 kilometer dari Mapolsek Rungan dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit melalui jalur darat. Langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan lingkungan serta mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Sebelum bergerak menuju lokasi, personel gabungan terlebih dahulu melaksanakan briefing untuk menyamakan persepsi dan pembagian tugas. Selain itu, seluruh peralatan pendukung dipersiapkan secara optimal agar proses pengecekan maupun penanganan di lapangan dapat berjalan efektif dan aman.

 

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan terdiri dari 3 personel Polri, 2 personel TNI, dan 5 personel Damkar. Sinergi lintas instansi ini menjadi kekuatan utama dalam percepatan penanganan kebakaran, sekaligus menunjukkan soliditas aparat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

 

Adapun sarana dan prasarana yang digunakan meliputi 3 unit kendaraan roda dua, 1 unit mobil pemadam kebakaran, perangkat komunikasi, serta kamera dokumentasi. Dukungan peralatan tersebut memudahkan mobilisasi personel sekaligus mempercepat proses identifikasi dan pemadaman di lokasi kejadian.

 

Setibanya di titik koordinat hotspot, tim gabungan melakukan pengecekan menyeluruh. Hasil groundcheck memastikan bahwa sinyal hotspot yang terdeteksi satelit memang berasal dari titik api nyata di kawasan semak belukar, sehingga tim segera melaksanakan tindakan pemadaman untuk mencegah api merambat ke area yang lebih luas.

 

Berkat kerja sama yang solid dan respons cepat seluruh personel, api berhasil dipadamkan. Luas lahan semak belukar yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare, dan kondisi di lokasi telah dinyatakan aman setelah dilakukan pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api kembali.

 

Selain melakukan pemadaman, petugas juga mendokumentasikan kondisi di lapangan serta melaksanakan koordinasi lanjutan sebagai bahan evaluasi penanganan karhutla. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif agar setiap informasi hotspot dapat segera diverifikasi dan ditangani secara cepat.

 

Kapolsek Rungan Ipda Muhamad Helmi Hakim, S.H., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap setiap informasi hotspot merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. “Setiap informasi hotspot akan kami tindak lanjuti melalui groundcheck bersama instansi terkait. Sinergi Polri, TNI, dan Damkar menjadi kunci keberhasilan dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan, sehingga dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan,” ujar Kapolsek. Sabtu (18/7) pagi.

 

Polres Gunung Mas mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla sehingga situasi keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Gunung Mas tetap terjaga. (sp)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBantu Kelancaran Pergerakan Warga, Personel Sat Samapta Polres Sukamara Atur Arus Lalu Lintas Pagi Hari
Next Article Gelar Operasi KRYD Pagi Hari, Polsek Jelai Sisir Lokasi yang Menjadi Pusat Keramaian Warga
Admin Media

Related Posts

Cara Menukar Neo Koin dengan Kupon Diskon di neobank

19 Juli 2026 6:09 PM

Gugik.id Hadirkan Solusi Server Baru, Refurbished, dan Sparepart Server Enterprise

19 Juli 2026 6:02 PM

Google Bangun Infrastruktur AI dari Energi Matahari, Apa Dampaknya bagi Investor?

19 Juli 2026 5:43 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.