Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polsek Kapuas Hilir laksanakan kegiatan  Jumat Curhat

Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalteng Sanksi Karhutla Oleh Polsek Kapuas Hilir

Anggota Polsek Kapuas Hilir  Setiap hari berikan  Himbauan Hpus kepada Masyarakat

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Technology»Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya
Technology

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

vritimesBy vritimes22 Juli 2026 10:57 AM073 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, 16 Juli 2026 — Di tengah rutinitas yang semakin padat, banyak orang menghabiskan sebagian besar harinya untuk beraktifitas seperti membalas email, menghadiri rapat, mengecek notifikasi, scrolling media sosial atau pekerjaan lainnya. Ironisnya, mengirim satu pesan singkat kepada orang tua, pasangan, sahabat, atau keluarga justru sering menjadi hal yang terus ditunda. Melihat fenomena ini, AIA Indonesia mengajak masyarakat untuk kembali memaknai bahwa hidup sehat hanya bicara soal bagaimana menjaga tubuh agar tetap bugar, tetapi juga merawat hubungan dengan orang-orang yang kita sayangi melalui aksi sederhana: meluangkan satu menit untuk berkabar.

Fenomena tersebut ternyata bukan sekadar persoalan kebiasaan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengakui kesepian (loneliness) dan isolasi sosial sebagai salah satu tantangan kesehatan global yang berkontribusi terhadap lebih dari 871.000 kematian setiap tahunnya. Namun, berbeda dengan penyakit pada umumnya, kesepian seringkali datang tanpa disadari. Banyak orang terlihat baik-baik saja, aktif bekerja, bahkan tetap berinteraksi di media sosial, tetapi perlahan kehilangan koneksi yang bermakna dengan orang-orang terdekatnya.

Kondisi ini semakin relevan di Indonesia. Budaya kerja yang dinamis, mobilitas tinggi, hingga semakin banyaknya anak muda yang merantau membuat waktu bersama keluarga menjadi semakin terbatas. Tidak sedikit yang baru menyadari sudah berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, belum sempat memberi kabar kepada orang tua atau orang terdekat karena merasa “nanti saja”. Padahal, bagi mereka yang menunggu di rumah, satu pesan sederhana sering kali menjadi bentuk kepedulian yang paling berarti.

Sebuah pesan singkat seperti “Aku sudah sampai”, “Hari ini baik-baik saja”, atau “Apa kabar?” mungkin hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk dikirim. Namun, bagi penerimanya, pesan tersebut dapat memberikan rasa tenang, kepastian, sekaligus memperkuat hubungan emosional yang menjadi bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh.

Berangkat dari pemahaman bahwa hidup sehat juga berarti menjaga hubungan sosial yang sehat, AIA Indonesia sebagai perusahaan asuransi melalui inisiatif Rethink Healthy mengajak masyarakat untuk kembali membangun kebiasaan sederhana tersebut. Bersama Dion Wiyoko dan Anya, asisten digital AIA, masyarakat diingatkan bahwa satu menit untuk mengirim pesan kepada orang yang disayangi dapat menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar.

Pengingat tersebut dihadirkan melalui berbagai titik dalam keseharian masyarakat. Pengguna aplikasi AIA Vitality menerima pengingat pada pukul 08.00 saat memulai aktivitas dan pukul 20.00 ketika kembali beristirahat di rumah.

Melalui Rethink Healthy, AIA Indonesia ingin mengajak masyarakat melihat kesehatan dari perspektif yang lebih menyeluruh. Sebab, terkadang tindakan paling sederhana seperti mengirim satu pesan untuk memberi tahu bahwa kita baik-baik saja, dapat menjadi bentuk kepedulian yang paling berarti bagi orang-orang yang kita cintai.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI
Next Article Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah
vritimes

Related Posts

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Luncurkan ITSEC Cyber dan AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia untuk Mengamankan dan Memimpin Era AI

14 Agustus 2026 10:18 AM

Menjadi Official Hotel Partner Amartha 10X Run 2026, Liberta Hotels Awali Rangkaian dengan Amartha Speed Run di Blok M

14 Agustus 2026 9:43 AM

Perkuat Mutu Layanan Perhotelan, SUCOFINDO Serahkan Sertifikasi ISO 9001:2015 kepada Hotel FUGO Samarinda

13 Agustus 2026 4:03 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.