Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Keluar dari Hubungan Toksik Nyatanya Nggak Mudah: Raihaanun Soroti Getirnya Hidup Pasca-Cerai di ‘Beautiful Pain’

Hisense Hadirkan Direct Service Center Jakarta Barat, Perkuat Layanan Purna Jual

Cegah Premanisme dan Gangguan Kamtibmas, Polres Barito Utara Gelar Patroli Presisi di Pusat Keramaian

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Sorotan: Matematika Produktif: Belajar Berhitung, Berwirausaha, dan Membangun Masa Depan
Terkini

Sorotan: Matematika Produktif: Belajar Berhitung, Berwirausaha, dan Membangun Masa Depan

penulisBy penulis22 Juli 2026 7:39 PM042 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Matematika akan lebih bermakna ketika dipelajari melalui pengalaman nyata. Berangkat dari semangat tersebut, Yayasan Rindang Indonesia menghadirkan program Matematika Produktif, yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan konsep dasar matematika dengan praktik kewirausahaan melalui produksi telur asin berbasis pangan lokal.

Peserta tidak hanya belajar mengolah telur bebek menjadi produk berkualitas, tetapi juga mempraktikkan penjumlahan, perkalian, persentase, harga pokok produksi, laba-rugi, hingga pencatatan keuangan sederhana. Dengan demikian, matematika tidak lagi menjadi teori, melainkan keterampilan hidup yang dapat digunakan untuk membangun usaha.

Program ini menggunakan telur bebek hasil kemitraan dengan peternak lokal di Karawang. Bebek dipelihara secara alami dengan sistem penggembalaan di area persawahan dan sungai, sehingga memanfaatkan pakan alami yang mendukung kualitas telur. Kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan produk yang bernilai tambah, tetapi juga memperkuat ekonomi peternak lokal dan mendorong pemanfaatan pangan Indonesia.

Melalui Matematika Produktif, anak-anak yatim dibimbing menjadi generasi yang memiliki jiwa wirausaha, life skill, rasa cinta terhadap produk lokal, kepedulian terhadap peternak, serta kesadaran menjaga kelestarian lingkungan. Mereka belajar bahwa sebuah usaha tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan alam.

Dari sebutir telur asin, lahir pelajaran tentang logika, kerja keras, kolaborasi, dan kemandirian. Inilah pendidikan yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan dunia usaha, sekaligus menyiapkan generasi muda yang siap membangun masa depan Indonesia melalui kreativitas, karakter, dan semangat kewirausahaan.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSaatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan
Next Article POLSEK PULAU PETAK LAKSANAKAN KEGIATAN SIAGA MAKO PADA MALAM HARI GUNA CIPTAKAN SITUASI AMAN
penulis

Related Posts

Keluar dari Hubungan Toksik Nyatanya Nggak Mudah: Raihaanun Soroti Getirnya Hidup Pasca-Cerai di ‘Beautiful Pain’

30 September 2026 11:19 AM

Hisense Hadirkan Direct Service Center Jakarta Barat, Perkuat Layanan Purna Jual

30 September 2026 11:05 AM

Cegah Premanisme dan Gangguan Kamtibmas, Polres Barito Utara Gelar Patroli Presisi di Pusat Keramaian

30 September 2026 10:57 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.