SUKAMARA – Sat Polairud Polres Sukamara melaksanakan sambang dialogis dengan menyambangi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Jelai. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memantau situasi perairan sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga, Minggu (09/08/2026) pagi.
Personel berdialog dengan nelayan, awak perahu, pengguna transportasi sungai, serta masyarakat yang menjalankan aktivitas di sekitar bantaran. Melalui komunikasi langsung, petugas menyerap informasi mengenai kondisi keamanan sekaligus berbagai persoalan yang berkaitan dengan keselamatan maupun lingkungan perairan.
Masyarakat diimbau agar selalu memperhatikan kondisi perahu dan mesin sebelum berangkat, tidak membawa penumpang maupun muatan melebihi kapasitas, serta menyediakan perlengkapan keselamatan. Warga juga diminta memperhatikan perubahan cuaca sebelum melakukan perjalanan melalui jalur sungai.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Polairud Polres Sukamara AKP Muhammad Sakir, S.Sos., menyampaikan bahwa sambang dialogis merupakan upaya untuk menjaga hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat perairan sekaligus mencegah gangguan sejak dini.
AKP Muhammad Sakir, S.Sos., mengimbau masyarakat tidak membuang sampah ke sungai, tidak menangkap ikan dengan cara menyetrum, serta tidak membuka maupun membersihkan hutan dan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan karhutla.
Sat Polairud Polres Sukamara akan terus melaksanakan sambang dan patroli di sepanjang DAS Jelai secara rutin. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjaga keamanan masyarakat, meningkatkan kesadaran keselamatan, serta melindungi kelestarian lingkungan perairan. (HMS)
