Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

PERSONEL POLSEK PULAU PETAK LAKSANAKAN SOSIALISASI ILEGAL MINING KE MASYARAKAT GUNA PENCEGAHAN TAMBANG LIAR DI WILAYAH KECAMATAN PULAU PETAK

DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN, PERSONEL POLSEK PULAU PETAK SOSIALISASIKAN SANKSI PIDANA PELAKU KARHUTLA KE MASYARAKAT KECAMATAN PULAU PETAK

WUJUDKAN KEAMANAN DI TENGAH MASYARAKAT PERSONEL POLSEK PULAU PETAK PATROLI PASAR MINGGUAN

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Tutup HUT ke-81 RI di Pantai Nyayi, DPD PSI Tabanan: Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata Hingga ke-133 Desa
Terkini

Tutup HUT ke-81 RI di Pantai Nyayi, DPD PSI Tabanan: Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata Hingga ke-133 Desa

ranuBy ranu18 Agustus 2026 7:29 AM0493 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tutup HUT ke-81 RI di Pantai Nyanyi, DPD PSI Tabanan: Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata Hingga ke 133 Desa

 

Analisnews.co.id — TABANAN | Upacara penurunan Bendera Merah Putih menandai akhir dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momen sakral ini diperingati dengan khidmat oleh DPD Partai Solidaritas Indonesia PSI Kabupaten Tabanan di halaman Sekretariat, Jalan Pantai Nyanyi, Desa Braban, Kecamatan Kediri, Senin 17/8/2026 sore.

Meski dikemas sederhana, upacara ini menyimpan makna yang dalam. Ratusan pengurus, kader, dan simpatisan PSI Tabanan berdiri tegak, mengikuti setiap aba-aba dengan penuh penghormatan. Sang Saka Merah Putih diturunkan perlahan, menjadi simbol bahwa tongkat estafet perjuangan kini ada di pundak generasi hari ini.

Selain itu, pada hari bersejarah ini, turut dikibarkan Bendera Pataka PSI, sebagai simbol kekuatan solidaritas.

Ketua DPD PSI Tabanan, Made Edi Wirawan SE., dalam amanatnya menegaskan, penurunan bendera bukanlah akhir dari perayaan kemerdekaan. Justru, ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Menurunkan bendera hari ini artinya kita mengibarkan semangat itu dalam tindakan. Kemerdekaan yang diperjuangkan para pendahulu kita dengan darah dan air mata, tidak boleh kita sia-siakan hanya dengan seremoni. Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja, karya, dan pengabdian nyata untuk rakyat Tabanan,” ujarnya dengan lantang.

 

Ia menekankan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika rakyat merasakan manfaatnya secara langsung. Ketika desa-desa tidak lagi tertinggal, ketika potensi lokal tidak lagi tidur, dan ketika kesejahteraan benar-benar merata.

Berangkat dari semangat itulah, PSI Tabanan menggagas sebuah program besar: pemberdayaan 133 desa di seluruh Kabupaten Tabanan.

“Kami tidak ingin Tabanan hanya maju di pusat kota. Kami ingin 133 desa ini bangkit bersama. Setiap desa punya potensi. Ada yang punya hasil pertanian, ada kerajinan, ada pariwisata, ada budaya. Tugas kita adalah menggali itu, mengemasnya, dan menjadikannya produk unggulan yang bisa mengangkat ekonomi desa itu sendiri,” jelas Edi Wirawan

Menurutnya, jika setiap desa mampu mandiri secara ekonomi dengan produk unggulannya, maka secara otomatis kemakmuran akan tumbuh dari bawah. Inilah fondasi untuk membangun Tabanan yang lebih kuat.

“Ini bukan mimpi. Ini kerja. Kalau 133 desa kita makmur, maka Tabanan akan otomatis menjadi kabupaten yang tentram, damai, dan sejahtera. Itulah cita-cita kita bersama,” tegasnya.

Ia pun menutup amanatnya dengan pekikan semangat.
“Desa Makmur, Kabupaten Sejahtera!”

Semangat 17 Agustus 1945 tidak boleh berhenti di tanggal 17 Agustus. Ia harus hidup setiap hari, dalam setiap kebijakan, dalam setiap langkah, dan dalam setiap karya untuk rakyat. Karena bagi PSI, berpolitik adalah tentang melayani.

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81, 17 Agustus 1945 — 17 Agustus 2026 Bersatu Berdaulat, Desa Makmur, Kabupaten Sejahtera.(ranu)

#HUT81RI #PSITabanan #DesaMakmurKabupatenSejahtera #133Desa1ProdukUnggulan

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePTPN Group Bangun Ekosistem Hilirisasi Ubi Kayu Terintegrasi, Tandatangani MoU dengan 11 Mitra Strategis di Lampung
Next Article “DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
ranu

Related Posts

PERSONEL POLSEK PULAU PETAK LAKSANAKAN SOSIALISASI ILEGAL MINING KE MASYARAKAT GUNA PENCEGAHAN TAMBANG LIAR DI WILAYAH KECAMATAN PULAU PETAK

18 Agustus 2026 7:33 PM

DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN, PERSONEL POLSEK PULAU PETAK SOSIALISASIKAN SANKSI PIDANA PELAKU KARHUTLA KE MASYARAKAT KECAMATAN PULAU PETAK

18 Agustus 2026 7:32 PM

WUJUDKAN KEAMANAN DI TENGAH MASYARAKAT PERSONEL POLSEK PULAU PETAK PATROLI PASAR MINGGUAN

18 Agustus 2026 7:31 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.