Humbahas – analisnews co.id
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H. meninjau langsung progres pelaksanaan Rehabilitasi Lahan Sawah Tahun 2026 di Desa Aek Godang Arbaan, Kecamatan Onan Ganjang, Selasa 18 Agustus 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan program rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana banjir dan tanah longsor tahun 2025 berjalan sesuai rencana. Program rehabilitasi dilaksanakan di Kecamatan Onan Ganjang, Sijamapolang dan Pakkat.
Turut mendampingi Bupati, Staf Ahli Bupati Eliapzan dan Parman Lumban Gaol, Asisten Ekbang Martogi Purba, Kadis Pertanian Tukka Siahaan, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae dan Camat Onan Ganjang Roland V. Marbun, Babinsa, serta masyarakat dan kelompok tani. Dalam kesempatan itu, Bupati melihat langsung kondisi dan perkembangan pekerjaan rehabilitasi.
Bupati Oloan P. Nababan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama TNI dalam hal ini Kodam I Bukit Barisan dan masyarakat untuk terus mendukung pemulihan lahan pertanian dan peningkatan produktivitas sawah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan menuju swasembada pangan. Bersama petani, kita bangun pertanian Humbang Hasundutan yang semakin kuat dan produktif,” menjadi semangat dalam pelaksanaan program rehabilitasi lahan sawah tersebut.
Kadis Pertanian Humbang Hasundutan, Tukka Siahaan, menyampaikan bahwa dari jumlah lahan sawah yang rusak akibat terdampak bencana Tahun 2025, total rehabilitasi lahan sawah Tahun 2026 di Kabupaten Humbang Hasundutan mencapai 207 hektare, dengan progres keseluruhan sebesar 95,12 persen.
Untuk Kecamatan Onan Ganjang, rehabilitasi dilaksanakan pada sejumlah desa dengan capaian yang cukup tinggi. Di Desa Parbotihan, Poktan Setia Tani dengan luas areal 30 hektare telah mencapai progres 91,5 persen. Pekerjaan yang dilakukan meliputi galian saluran sedimen, serta pekerjaan lining batu kali.
Sementara itu, di Desa Aek Godang Arbaan, Poktan Maju Bersama dengan luas lahan 15 hektare telah mencapai 100 persen. Pekerjaan berupa galian sedimen sawah secara manual dan galian saluran sedimen telah rampung seluruhnya.

Di Desa Parnapa, Poktan Serikat Tani dengan luas areal 53 hektare juga telah mencapai 100 persen. Pekerjaan meliputi pembersihan lahan atau stripping sedimen, galian sedimen sawah secara mekanis, serta pembuangan sisa material.
Di Kecamatan Sijamapolang, Desa Bonan Dolok I melalui Poktan Sosor Gambiri dengan luas 22 hektare telah mencapai 100 persen. Pekerjaan yang telah rampung meliputi galian sedimen sawah manual, timbunan manual, lining batu kali, serta pembangunan DPT.
Di Desa Nagurguran, Poktan Banjar Sada dengan luas 15 hektare juga telah mencapai 100 persen, dengan pekerjaan galian sedimen sawah.
Sementara di Kecamatan Pakkat, Desa Purba Baringin, Poktan Siboru Gabe dengan luas 32 hektare telah mencapai 100 persen. Pekerjaan mencakup pembersihan lahan, galian sedimen sawah mekanis, galian sedimen saluran, serta timbunan pematang sawah.
Di desa yang sama, Poktan Maju dengan luas areal 21 hektare masih dalam proses dengan progres 69,5 persen. Pekerjaan pembersihan lahan, galian sedimen sawah mekanis, timbunan pematang sawah, dan pembuangan sisa material.
Sedangkan di Desa Purba Bersatu, Poktan Pardomuan dengan luas lahan 19 hektare telah mencapai 100 persen. Seluruh pekerjaan, mulai dari pembersihan lahan, galian sedimen sawah mekanis, galian sedimen saluran, timbunan pematang sawah hingga pembuangan sisa material telah rampung.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap rehabilitasi lahan sawah ini dapat mengembalikan fungsi lahan pertanian, memperlancar pengelolaan air dan meningkatkan produktivitas sawah. Dengan dukungan pemerintah, Kodam I Bukit Barisan dan masyarakat, program tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di Humbang Hasundutan.(ABB)
