Analisnews.co.id | Jakarta — Grup band D’MASIV tengah menyiapkan babak baru dalam perjalanan musik mereka. Band yang digawangi Rian Ekky Pradipta, Dwiki Aditya Marsall alias Kiki, Nurul Damar Ramadan alias Rama, Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata alias Rai, dan Wahyu Piadji itu sedang menggarap album baru yang seluruh lagunya akan menggunakan bahasa Inggris.
Album tersebut direkam di dua kota musik dunia, Los Angeles dan London. Bagi D’MASIV, proyek ini bukan sekadar eksperimen bermusik, tetapi juga menjadi strategi untuk menghadirkan warna baru bagi para penggemar mereka, yang selama ini dikenal dengan sebutan Massivers.
Rian mengungkapkan, keputusan membuat album berbahasa Inggris merupakan bagian dari upaya D’MASIV untuk terus berkembang dan menjaga perjalanan band yang telah dimulai sejak 3 Maret 2003 di Ciledug, Tangerang.
“Jadi kami sekarang sedang mempersiapkan album yang berisi full berbahasa Inggris. Kita ingin mencoba hal yang mungkin cara kita juga untuk nggak cepat bubar ya. Jangan dong ya (bubar),” ujar Rian saat ditemui di sela konferensi pers tur D’MASIV “Asia Home Run” di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).
Menurut Rian, perjalanan musik sebuah band tidak seharusnya berhenti pada satu formula. Musik, kata dia, merupakan bagian dari perjalanan yang harus terus dilewati dan karya yang dilahirkan semestinya merefleksikan apa yang sedang dirasakan para personel pada masa kini.
Hal itu pula yang mendasari keputusan D’MASIV untuk mencoba sesuatu yang berbeda.
Rian menyadari sebagian Massivers mungkin masih merindukan karakter musik D’MASIV pada album-album awal. Namun, di sisi lain, sebuah band juga membutuhkan ruang untuk bereksplorasi agar tidak terjebak dalam pengulangan.
Melalui album berbahasa Inggris tersebut, D’MASIV berharap bisa memberikan pengalaman baru bagi pendengar lama sekaligus membuka pintu menuju pendengar yang lebih luas.
Langkah itu menjadi semakin penting karena D’MASIV kini memasuki fase baru setelah hampir dua dekade bernaung di bawah label rekaman nasional Musica Studio. Mereka kini bersiap menjalani tur independen perdana bertajuk “Asia Home Run”.
Tur yang dipromotori Rans Entertainment bersama Antara Suara itu akan membawa D’MASIV menyambangi sejumlah kota di Asia.
Pembukaan tur dijadwalkan berlangsung di Taipei pada 4 Oktober 2026, kemudian berlanjut ke Hong Kong pada 1 November 2026. Setelah itu, D’MASIV akan tampil di Capitol Theatre Singapura pada 9 November 2026 dan Megastar Arena Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 November 2026.
Rangkaian “Asia Home Run” kemudian mencapai puncaknya di Jakarta. D’MASIV dijadwalkan tampil di Tennis Indoor Senayan pada 5 Desember 2026.
Sementara itu, layanan pemesanan tiket resmi satu pintu untuk Singapura, Malaysia, dan Jakarta akan dibuka serentak pada 26 Agustus 2026 melalui situs resmi DMASIVTOUR.COM.
Adapun tiket untuk Taipei dan Hong Kong telah lebih dulu dipasarkan sejak pertengahan Agustus. Berdasarkan data manajemen, penjualan tiket di sejumlah negara tujuan mulai menunjukkan respons menarik, termasuk dari warga lokal di masing-masing wilayah pertunjukan.
Dalam setiap konser, D’MASIV juga menyiapkan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah kolaborasi bersama musisi lokal di masing-masing negara.
Tak hanya itu, Rian dan kawan-kawan akan menyuguhkan sekitar 20 hingga 23 lagu dari berbagai era perjalanan D’MASIV.
Menariknya, dua singel baru dari album berbahasa Inggris tersebut juga akan ikut diperkenalkan dalam rangkaian perjalanan musik ini. Kedua lagu baru itu dijadwalkan meluncur pada September dan Oktober 2026.
Dengan usia yang telah mencapai 23 tahun, delapan album penuh, serta tiga album live, D’MASIV kini tampaknya sedang membuka lembaran baru. Bukan meninggalkan Massivers lama, melainkan mengajak mereka ikut menyaksikan bagaimana D’MASIV terus berubah tanpa kehilangan perjalanan panjang yang telah membesarkan nama mereka.(Phyd)
Redaksi
