Dalam moment Upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-81, 17 Agustus 2026, di Mahad Al Zaytun, Indramayu, Datuk Sir Imam Prawoto KRRS., M.B.A., C.R.B.C. menyampaikan sambutan kepada seluruh civitas Mahad Al Zaytun sebagai berikut :
“Pada hari ini kita memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kemerdekaan tidak hanya kita kenang sebagai peristiwa sejarah, Kemerdekaan adalah Amanah bagi setiap generasi untuk menjaga keberlanjutan bangsa, melalui pembangunan manusia yang berilmu, terampil, berkarakter dan mampu beradabtasi terhadap perubahan zaman.
Dalam Pendidikan, kemerdekaan harus diisi dengan meningkatkan keilmuan, menguasai ketrampilan dan membentuk karakter, ilmu mengajarkan kita berfikir, ketrampilan melatih kita bertindak, karakter memberikan arah agar keduanya digunakan secara benar dan bertanggungjawab.
Pendidikan tidak cukup menghasilkan manusia yang mengetahui banyak hal, Pendidikan harus membentuk manusia yang mampu berfikir, bekerja, berkomunikasi, mengambil tanggungjawab, dan hidup secara dinamis ditengah masyarakat nasional, maupun antar bangsa.
Saudara saudara dan anak anakku sekalian, teruslah mengembangkan diri secara utuh, jadilah insan yang beraqidah kokoh kuat terhadap Allah dan Ajarannya, menyatu dalam Tauhid, berakhlaq mulia, berilmu luas, berketrampilan tinggi serta piawai dalam ilmu dan fisik. Kuasailah Bahasa Bahasa antar bangsa, agar kalian mampu hidup secara dinamis, dilingkungan bangsa sendiri maupun masyarakat dunia.
Arah tersebut tentu sejalan dengan risalah Al Zaytun, sebagai Pusat Pendidikan Pengembangan Budaya Toleransi dan Perdamaian menuju masyarakat Sehat, Cerdas dan Manusiawi, sekaligus mewujudkan merdeka Ruh, Merdeka Fikir dan Merdeka Ilmu. Toleransi dan Perdamaian tidak boleh berhenti sebagai teori, keduanya harus diwujudkan melalui sikap menghargai perbedaan, membangun Kerjasama, menjaga persatuan, menyelesaikan persoalan dengan bijaksana, serta memberikan manfaat kepada masyarakat.
Sekolah, Asrama dan seluruh Lingkungan Al Zaytun adalah satu ekosistem Pendidikan, disinilah peserta didik ditempa, menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggungjawab, mampu bekerjasama serta Tangguh secara fisik dan mental.
Oleh karena itu bagian dari pada doa sekaligus penutup, jadilah sumber daya manusia yang Tangguh, trampil, berilmu, berkarakter dan siap menghadapi berbagai situasi, kondisi serta perubahan zaman hari ini maupun dimasa yang akan datang, Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81, Merdeka” Tutup Datuk Sir Imam Prawoto.
