Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Satpolairud Polres Kapuas Sosialisasikan Larangan Karhutla kepada Warga Bantaran DAS Kapuas

Polres Kotim Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas ke-71, Doa Bersama untuk Keselamatan dan Berakhirnya Karhutla

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Antang Kalang Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng di Desa Agung Mulya

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»TV & Drama»Celebrities»Buntut Pembajakan Film Harusnya Horror, Reza Arap Tempuh Jalur Hukum dan Layangkan Somasi
Celebrities

Buntut Pembajakan Film Harusnya Horror, Reza Arap Tempuh Jalur Hukum dan Layangkan Somasi

yadiBy yadi28 Agustus 2026 11:40 AM0223 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id  | Jakarta — Sutradara sekaligus aktor Reza Oktovian atau Reza Arap mengambil sikap tegas terhadap pihak yang membajak dan menyebarkan materi film Harusnya Horror di media sosial.

Reza menyatakan siap menempuh jalur hukum terhadap mereka yang dengan sengaja merekam dan menyebarluaskan potongan film yang saat ini masih tayang di bioskop. Salah satu akun yang disebut akan mendapatkan somasi adalah akun X @patriarkibasi.

Menurut Reza, tindakan tersebut bukan hanya merugikan film, tetapi juga dianggap tidak menghargai proses kreatif serta makna personal yang terkandung dalam sejumlah adegan.

“Mengunggah spoiler dan pembajakan secara sadar, ketik caption dengan bernada hinaan secara sadar, bahkan setelahnya bilang terima kasih karena tweet-nya jadi ramai. Saya akan menempuh jalur hukum, dan melayangkan somasi terhadap akun X @patriarkibasi,” ujar Reza, Rabu (26/8/2026).

Ia menilai persoalan tersebut menjadi lebih serius ketika potongan adegan yang disebarkan disertai komentar bernada penghinaan.

“Di luar dari pembajakan, dia tertawa dan menghina tanpa memikirkan perasaan orang lain. Dia tidak tahu seberapa sakral adegan yang dia unggah,” kata Reza.

Bagi Reza, adegan tersebut memiliki nilai emosional tersendiri karena berkaitan dengan almarhumah Lula Lahfah yang menjadi bagian penting dari perjalanan film tersebut.

“Apa yang saya lakukan di adegan tersebut tidak berdasarkan apa pun, selain karena saya sering melakukan itu ke almarhumah Lula Lahfah,” ujarnya.

Film sebagai Legacy Lula Lahfah

Sebelumnya, rumah produksi Ess Jay Pictures juga telah mengingatkan penonton agar tidak merekam layar bioskop maupun menyebarkan potongan adegan Harusnya Horror ke media sosial.

Pihak produksi menegaskan bahwa tindakan pembajakan akan diproses melalui jalur hukum karena dinilai dapat merugikan film dan seluruh pihak yang terlibat dalam produksinya.

Harusnya Horror sekaligus menjadi debut akting layar lebar bagi seluruh anggota AAAClan, yakni George Tierson (Jot), Yukatheo Glen Widjaja (Yuka), Garry Andriawan Ang (Garry), Teguh Prakoso (Tepe), Aldy Renaldy (Aloy), Ariyanto (Ibot), Niko Junius (Niko), dan Bravyson (Vicong).

Film tersebut turut menampilkan Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, dan Malka Rafasya. Yoshua Marcellos atau Cellos juga hadir dalam penampilan khusus.

Namun, di balik kisah horornya, film ini memiliki lapisan emosional bagi Reza. Harusnya Horror diposisikan sebagai salah satu bentuk penghormatan sekaligus legacy bagi Lula Lahfah.

“Film ini menjadi legacy dari almarhumah Lula Lahfah, jadi kalau ada pembajak yang secara sadar menyebarkan dan melakukan penghinaan, saya tidak segan-segan untuk menegur dan meminta pertanggungjawaban,” tegas Reza.

Film yang diproduksi Ess Jay Pictures ini diproduseri Sridhar Jetty, dengan Jimmy L. Lalwani sebagai ko-produser dan David S Suwarto sebagai produser eksekutif.

Harusnya Horror saat ini masih tayang di bioskop-bioskop Indonesia.(Phyd)

Redaksi.

#BeritaHiburan #BioskopIndonesia #FilmHoror #FilmIndonesia #IndustriFilmIndonesia #PembajakanFilm AAAClan EssJayPictures HarusnyaHorror LulaLahfah RezaArap RezaOktovian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleIgloo Ungkap 79% Pelanggan Utamakan Perlindungan Medis Asuransi Perjalanan
Next Article Dekorasi Merah Putih BRI BO Cut Mutiah Meriahkan HUT ke-81 RI
yadi

Related Posts

“Djamin Setia Selamanya”, Biopik Djamin Ginting Angkat Pesan Perjuangan untuk Generasi Kini

21 September 2026 7:39 PM

Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Prosesi Akad Kental Nuansa Jawa

21 September 2026 7:35 PM

Pencipta “Antara Jakarta-Penang” Apresiasi Sayembara Lagu Iqro: Ruang Musisi Sebarkan Kebaikan

20 September 2026 9:23 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.