Puruk Cahu – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, Polres Murung Raya (Mura) Polda Kalteng terus memperkuat langkah pencegahan melalui kegiatan patroli dan sosialisasi langsung kepada masyarakat.
Upaya preventif tersebut dilakukan oleh personel Piket Patroli Sat Samapta Mura dengan menyambangi masyarakat di wilayah Kecamatan Murung. Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga memberikan edukasi dan imbauan mengenai pentingnya mencegah terjadinya karhutla sejak dini.
Kapolres Mura AKBP Agung Gima Sunarya, S.I.K. melalui Kasat Samapta AKP Desmara Yance mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini kepolisian untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan dampak luas bagi masyarakat. Terlebih pada musim kemarau, kondisi vegetasi yang kering dapat membuat api lebih mudah muncul dan menyebar apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Dalam menyampaikan imbauan, personel Sat Samapta mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog secara langsung bersama warga. Petugas mengajak masyarakat, khususnya para petani dan pemilik lahan, untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat menjadi pemicu munculnya api di kawasan yang memiliki banyak vegetasi kering. Salah satunya dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area perkebunan, semak belukar, maupun lahan yang mudah terbakar.
Polres Mura menilai peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan karhutla. Sebab, menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, kami berharap kesadaran warga semakin meningkat sehingga potensi karhutla dapat ditekan. Edukasi yang dilakukan secara langsung juga diharapkan mampu membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih baik antara kepolisian dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan,” jelas AKP Yance, Minggu (30/8/2026).
Pihak Kepolisian juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah sebagai bagian dari upaya deteksi dini. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat respons apabila ditemukan adanya potensi maupun indikasi kebakaran di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Murung terpantau aman, tertib dan kondusif. Masyarakat memberikan respons positif terhadap imbauan yang disampaikan personel kepolisian.
Dengan kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Mura menegaskan komitmennya untuk bersama-sama masyarakat mencegah karhutla, menjaga kualitas lingkungan, serta menciptakan wilayah Murung Raya yang aman, nyaman dan bebas dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan. (hms)
