Polres Seruyan, 10 September 2026 – Informasi adanya titik api di wilayah Jalan Simpang Kuala Pembuang, Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan, langsung ditindaklanjuti personel piket Siaga Karhutla bersama tim gabungan, Rabu (09/09/2026).
Informasi tersebut diterima sekitar pukul 14.09 WIB. Titik yang dilaporkan berada pada koordinat Lat -3.375657° dan Long 112.650611°. Mendapat informasi tersebut, personel segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.
Respons di lapangan melibatkan berbagai unsur, terdiri dari 3 personel Polri, 3 personel TNI, 5 personel BPBD, 1 personel Manggala Agni, 1 personel Damkar, 1 personel KPHP, serta 1 personel Marnit.
Sesampainya di lokasi, seluruh unsur langsung berkoordinasi untuk menentukan langkah penanganan. Tim kemudian bersama-sama melakukan upaya pemadaman guna mencegah api menjalar ke area lahan lainnya.
Kapolsek Seruyan Hilir IPDA Eko Andrianto, S.H. mengatakan, kecepatan dalam menindaklanjuti informasi titik api menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran berkembang lebih luas.
“Begitu informasi kami terima, personel segera bergerak bersama tim terkait untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi. Sinergi lintas instansi sangat penting agar setiap titik api dapat segera ditangani dan tidak meluas ke area lainnya,” ujar IPDA Eko.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk masyarakat. Selain kesiapsiagaan personel, kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dalam kondisi tertentu api dapat dengan cepat menjalar. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.
Kapolsek juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur yang bersama-sama turun ke lapangan dalam penanganan titik api tersebut.
“Penanganan Karhutla bukan tugas satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dan kepedulian bersama antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat meminimalkan risiko Karhutla di wilayah Seruyan,” tegasnya.
Polres Seruyan bersama tim terkait akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap setiap informasi mengenai titik api sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak Karhutla.
Humas Polres Seruyan
