SAMPIT — Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Mentaya resmi menjadi pusat pengisian suplai air guna mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Langkah ini diambil untuk mempercepat mobilitas serta mempermudah para petugas dan relawan di lapangan yang membutuhkan pasokan air.
Guna menunjang operasional tersebut, Polsek KP Mentaya menyiagakan tiga unit mesin pompa air jenis alkon dan satu unit mesin domping milik BPBD Kotim. Seluruh peralatan ini disiagakan untuk menyuplai armada pemadam dan para relawan yang membutuhkan pengisian ulang.
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W., S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek KP Mentaya Ipda Ahmad Zaenal, menyampaikan bahwa pelayanan pengisian air ini dibuka penuh untuk mendukung kerja para personel di lapangan.
“Pelayanan pengisian air ini kami laksanakan selama 1×24 jam. Ini bentuk komitmen dan perbantuan kami kepada para petugas serta relawan karhutla yang terus berjuang di lapangan,” ujar Ipda Ahmad Zaenal.
Dengan hadirnya sentra pengisian ini, diharapkan proses pemadaman titik api di sekitar Kotim dapat berjalan lebih efektif dan responsif tanpa kendala pasokan air.