Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

‎Personel Piket Laks Giat Jaga Mako Polsek Kapuas Tengah. 

Piket Polsek Kapuas Tengah Rutin lakukan patroli ke Bank BRI unit Pujon.

GIAT PATROLI HARKAMTIBMAS MALAM

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»TV & Drama»“Djamin Setia Selamanya”, Biopik Djamin Ginting Angkat Pesan Perjuangan untuk Generasi Kini
TV & Drama

“Djamin Setia Selamanya”, Biopik Djamin Ginting Angkat Pesan Perjuangan untuk Generasi Kini

yadiBy yadi21 September 2026 7:39 PM0123 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | Jakarta – Film biopik Djamin Setia Selamanya tak hanya mengangkat kisah perjuangan pahlawan nasional Djamin Ginting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Film ini juga membawa pesan tentang keberanian menghadapi tantangan dan memperjuangkan kehidupan yang lebih baik di masa kini.

Sutradara Rako Prijanto menilai sosok Djamin Ginting memiliki keberanian untuk keluar dari zona nyaman, mengambil risiko, hingga menggunakan strategi yang tidak biasa dalam menghadapi situasi pada masanya.

“Dia berpikir visioner, melakukan strategi yang out of the box, dan berani mengambil risiko keluar dari zona nyaman. Pengambilan risiko inilah yang membuat dia menjadi seorang pahlawan nasional,” ujar Rako dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (20/9).

Djamin Ginting merupakan pahlawan nasional sekaligus tokoh militer asal Karo, Sumatera Utara. Ia dikenal memiliki peran dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

Bagi Rako, keberanian Djamin dalam mengambil keputusan di tengah situasi perang dan menjelang kemerdekaan masih relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Bentuk perjuangan memang berubah, tetapi keberanian menghadapi tantangan tetap dibutuhkan.

“Menurut saya ini sangat relevan dengan keadaan kita saat ini juga, bahwa kita pasti ketemu dengan perjuangan kita masing-masing di era saat ini. Hanya bagaimana cara kita menghadapinya dan bagaimana cara kita memanfaatkannya, bagaimana strategi menentukan kesuksesan nantinya. Itu yang ingin saya sampaikan di film ini,” tuturnya.

Rako juga melihat adanya pelajaran menarik dari perjalanan Djamin Ginting. Jika pada masanya Djamin mempelajari bahasa Belanda untuk memahami situasi yang dihadapinya, generasi masa kini dinilai perlu memahami perkembangan teknologi digital untuk membuka peluang dan menghadapi perubahan zaman.

Sementara itu, Riahna Djamin Ginting, putri Djamin Ginting, mengatakan film tersebut dibuat sebagai persembahan untuk kedua orang tuanya sekaligus menjadi sarana mengenalkan sejarah perjuangan bangsa kepada generasi mendatang.

“Tujuan kami memang ingin mempersembahkan film ini untuk orang tua kami, meskipun beliau sudah tiada. Saya bercita-cita supaya generasi yang akan datang, generasi Indonesia bisa melihat bagaimana Indonesia waktu itu berjuang-berjuangnya,” ujar Riahna.

Film berdurasi sekitar 1 jam 50 menit itu mengambil periode perjuangan Djamin Ginting pada 1945-1948. Riahna menyadari perjalanan hidup sang ayah begitu panjang sehingga tidak seluruh kisahnya dapat dituangkan ke dalam film.

Meski begitu, ia berharap semangat perjuangan Djamin Ginting tetap dapat diteruskan dalam konteks kehidupan Indonesia saat ini.

“Jadi kalau sekarang kita sudah merdeka. Saya minta supaya bisa tidak kita memperjuangkan Indonesia supaya lebih berkembang, lebih merasakan adil dan makmur tersebut,” katanya.

Djamin Setia Selamanya dijadwalkan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026. Film tersebut mengisahkan dedikasi Letjen TNI (Purn.) Djamin Ginting, pemuda asal Tanah Karo yang kemudian menjadi salah satu tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Lahir pada 1921, Djamin yang diperankan Rafi Sudirman mengenyam pendidikan bentukan Belanda di Handelsschool. Dalam perjalanannya, ia mulai menyadari ketidakadilan dalam sistem kolonial.

Djamin kemudian bergabung dengan tentara Gyugun bentukan Jepang, salah satunya karena adanya janji kemerdekaan. Dari sanalah perjalanan panjang perjuangannya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia menjadi bagian penting dari kisah yang diangkat dalam film ini.(Phyd)

Redaksi

#FilmIndonesia #PahlawanNasional #PerfilmanIndonesia DjaminGinting DjaminSetiaSelamanya FilmBiopik FilmSejarah RafiSudirman RakoPrijanto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleAndre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Prosesi Akad Kental Nuansa Jawa
Next Article POLSEK PULAU PETAK LAKSANAKAN KEGIATAN SIAGA MAKO PADA MALAM HARI GUNA CIPTAKAN SITUASI AMAN
yadi

Related Posts

Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Prosesi Akad Kental Nuansa Jawa

21 September 2026 7:35 PM

Pencipta “Antara Jakarta-Penang” Apresiasi Sayembara Lagu Iqro: Ruang Musisi Sebarkan Kebaikan

20 September 2026 9:23 PM

Bocah Difabel Naik Panggung dan Rebut Mic 7Dunia, Lalu Lantunkan Azan

20 September 2026 12:04 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.