Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

POLSEK SELAT GENCARKAN SOSIALISASI PERINGATAN PENCEGAHAN KARHUTLA DI WILAYAH HUKUM POLSEK SELAT.

CIPTAKAN KAMTIBMAS KONDUSIF, POLSEK SEALAT GELAR DEKLARASI ANTI H.P.U.S BERSAMA MASYARAKAT. ‎

CEGAH KARHUTLA, POLSEK SELAT GENCARKAN PEMASANGAN MAKLUMAT KAPOLDA KALTENG. ‎

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»INDONESIA-PRANCIS PERKUAT PELINDUNGAN EKOSISTEM PESISIR MELALUI PETA JALAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN EKOSISTEM KARBON BIRU 2026-2045
Terkini

INDONESIA-PRANCIS PERKUAT PELINDUNGAN EKOSISTEM PESISIR MELALUI PETA JALAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN EKOSISTEM KARBON BIRU 2026-2045

hartonoBy hartono22 September 2026 2:45 PM043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

JAKARTA, Analisnews.co.id, – Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru 2026-2045 di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (21/9). Peta jalan ini menjadi acuan lintas sektor untuk memperkuat pelindungan dan pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Dokumen strategis tersebut disusun Kementerian PPN/Bappenas bersama Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), dengan dukungan pendanaan dari Agence Francaise de Développement (AFD), dan diimplementasikan oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pentingnya pengarusutamaan karbon biru untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, daya dukung lingkungan, dan keberlanjutan ekosistem. “Melalui Peluncuran Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru 2026-2045, Indonesia secara resmi mentransformasikan strategi iklimnya dari pendekatan berbasis daratan (land-based strategy) menuju strategi terpadu darat dan laut (holistic land-and-ocean strategy),” ujar Menteri Rachmat Pambudy.

Peta jalan ini mengusung visi “Ekosistem karbon biru Indonesia yang terlindungi dan terkelola optimal sebagai kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan, ketahanan iklim global, dan kesejahteraan masyarakat pesisir”. Visi tersebut diterjemahkan melalui tiga capaian utama, yaitu Nature, Climate, and People, yang didukung oleh lima pilar utama: kebijakan, regulasi, dan perencanaan; kelembagaan; data dan ilmu pengetahuan; pendanaan; serta pemberdayaan masyarakat.

Implementasi peta jalan akan dilakukan secara bertahap hingga 2045, mulai dari penguatan fondasi, percepatan implementasi, hingga penjaminan keberlanjutan jangka panjang untuk mewujudkan kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Indonesia.

Indonesia memiliki posisi strategis dalam isu iklim global, dengan potensi 3,45 juta hektare mangrove dan 660 ribu hektare lamun yang diperkirakan mampu menyimpan hingga 3,4 gigaton karbon. Peta jalan ini berperan mengoptimalkan potensi tersebut sekaligus memperkuat ketahanan pesisir terhadap dampak perubahan iklim dan mendukung keberlanjutan produktivitas perikanan.

Selain berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon, peta jalan ini juga membuka peluang pembiayaan dan investasi inovatif, meningkatkan kualitas data nasional, serta memperkuat sinergi kebijakan lintas sektor demi menopang ekonomi pesisir.

Deputy Country Director AFD di Indonesia Caroline Edant menyatakan bahwa AFD telah mendukung ICCTF sejak 2022 dalam penyusunan peta jalan strategis ini. Dukungan tersebut diharapkan menciptakan kondisi yang berkelanjutan bagi perlindungan dan restorasi ekosistem karbon biru yang sangat penting untuk mengatasi krisis iklim, baik melalui mitigasi maupun adaptasi. Prancis berkomitmen untuk bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia guna mewujudkan peta jalan tersebut menjadi aksi nyata pada tahun-tahun mendatang.

Menteri Rachmat Pambudy menyampaikan empat arahan utama dalam implementasi peta jalan: mengintegrasikan kebijakan dan regulasi lintas sektor; membangun sistem data satu pintu serta sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV) yang kredibel, terintegrasi, dan berstandar internasional; mengoptimalkan pembiayaan inovatif dan berkelanjutan; serta memastikan manfaat yang inklusif bagi masyarakat pesisir guna meningkatkan kesejahteraan, kapasitas teknis, dan pendapatan masyarakat di wilayah pesisir.

“Karena karbon kita bukan hanya milik Indonesia, tetapi juga bagian dari ekosistem dunia. Karena itu, kapasitas teknis dan pendapatan masyarakat wilayah pesisir harus diutamakan. Dengan demikian, kita akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam pengembangan warga dunia,” tegas Menteri Rachmat Pambudy.

Ke depan, implementasi Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru 2026-2045 diharapkan dapat memperkuat sinergi kebijakan dan program lintas sektor, meningkatkan kualitas basis data dan ilmu pengetahuan, membuka peluang pembiayaan dan investasi inovatif, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir menuju Indonesia Emas 2045.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleTips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Next Article Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
hartono

Related Posts

POLSEK SELAT GENCARKAN SOSIALISASI PERINGATAN PENCEGAHAN KARHUTLA DI WILAYAH HUKUM POLSEK SELAT.

23 September 2026 4:42 PM

CIPTAKAN KAMTIBMAS KONDUSIF, POLSEK SEALAT GELAR DEKLARASI ANTI H.P.U.S BERSAMA MASYARAKAT. ‎

23 September 2026 4:41 PM

CEGAH KARHUTLA, POLSEK SELAT GENCARKAN PEMASANGAN MAKLUMAT KAPOLDA KALTENG. ‎

23 September 2026 4:37 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.