Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polres Barito Utara Ungkap Kasus Sabu di Desa Lemo, Terlapor Sempat Berusaha Melarikan Diri Terjun ke Sungai Barito

Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Kapuas Barat Gelar ‘Minggu Kasih’ di Gereja Piniel Desa Anjir Kalampan

Lewat Minggu Kasih di Gereja, Satbinmas Polres Sukamara Ajak Jemaat Bersama Cegah Karhutla

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»TV & Drama»Mitos Boneka Uci Jadi Film Horor, The Doll Ghawiah Tayang 29 Oktober
TV & Drama

Mitos Boneka Uci Jadi Film Horor, The Doll Ghawiah Tayang 29 Oktober

yadiBy yadi23 September 2026 5:54 PM0102 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | JAKARTA – Mitos tentang Boneka Uci di Jalan Siliwangi, Bandung, yang selama bertahun-tahun menjadi cerita urban masyarakat, kini diangkat ke layar lebar melalui film The Doll Ghawiah.

Film terbaru garapan Guntur Soeharjanto tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026. Tak hanya format reguler, film produksi Hitmaker Studios ini juga hadir dalam format IMAX, menawarkan pengalaman visual dan tata suara yang lebih intens.

Berlatar tahun 1988, kisah Boneka Uci menjadi salah satu pintu masuk menuju misteri yang menghantui keluarga Arya (Darius Sinathrya) dan Evi (Titi Kamal).

Keduanya memutuskan pindah dari Jakarta ke Bandung bersama dua anak mereka, Gita (Aisyah Aqilah) dan Nala (Laura Moane). Namun, kepindahan tersebut justru membawa mereka berhadapan dengan kisah lama yang belum benar-benar berakhir.

Dalam sinopsis yang dirilis Hitmaker Studios, Selasa (22/9), sosok Laras (Sara Wijayanto), seorang pelayan restoran lokal, menjadi pencerita kisah Uci.

Uci dikisahkan sebagai seorang anak yang meninggal setelah menjadi korban kecelakaan tabrak lari di Jalan Siliwangi. Setelah tragedi tersebut, Uci disebut masih mencari boneka kesayangannya.

Cerita yang awalnya terdengar seperti mitos perlahan menjadi bagian penting dalam mengungkap misteri yang dialami keluarga Arya dan Evi.

The Doll Ghawiah sekaligus memperluas semesta film The Doll, yang sebelumnya telah menghadirkan tiga film utama serta spin-off Sabrina (2018).

Kali ini, Hitmaker Studios mempercayakan kursi sutradara kepada Guntur Soeharjanto, sineas yang dikenal lewat sejumlah film seperti Kabayan Jadi Milyuner, Ranah 3 Warna, dan 99 Cahaya di Langit Eropa.

Dengan legenda lokal sebagai pijakan cerita, The Doll Ghawiah mencoba membawa mitos Boneka Uci dari cerita yang beredar di Bandung ke pengalaman horor di layar bioskop.

Red/Phyd

#FilmHororIndonesia BonekaUci DariusSinathrya GunturSoeharjanto HitmakerStudios LauraMoane SaraWijayanto TheDollGhawiah TitiKamal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKunto Aji dan “Side Quest”-nya: Dari Linmas hingga Nembang Macapat
Next Article Door To Door Ke Kebun Warga Polsek Mentaya Hulu Bersama Koramil 1015-08/Mty Hulu dan Manajemen PT. AKPL Sosialisasikan Larangan Karhutla.
yadi

Related Posts

Aksi Menyentuh Wali di Synchronize Fest 2026: Ajak Penonton Berdoa untuk Karhutla dan Palestina

18 Oktober 2026 8:48 AM

Kesiapan Film Zona Merah Meramaikan Layar Lebar Awal Tahun 2027

17 Oktober 2026 10:42 AM

Reuni Maut: Ketika Aplikasi Iblis Memanggil Arwah Kekasih

16 Oktober 2026 10:22 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.