Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

POLSEK KAPUAS MURUNG GELAR PATROLI GABUNGAN SKALA BESAR SIAGA KARHUTLA

GIAT PATROLI HARKAMTIBMAS MALAM

KEGIATAN SIAGA MAKO POLSEK KAPUAS HILIR

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Daerah»Rano Karno Optimistis Jakarta Bisa Menjadi Kota Sinema dalam Lima Tahun ke Depan
Daerah

Rano Karno Optimistis Jakarta Bisa Menjadi Kota Sinema dalam Lima Tahun ke Depan

yadiBy yadi23 September 2026 10:49 PM092 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno kembali menegaskan ambisinya menjadikan Jakarta sebagai kota sinema. Komitmen itu ia sampaikan saat menghadiri rangkaian Jakarta Film Week 2026 di Gedung CGV Grand Indonesia,Rabu(23/9)

Rano mengatakan, Jakarta memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai kota yang tidak hanya menjadi lokasi produksi film, tetapi juga memiliki ekosistem perfilman yang dekat dengan masyarakat.

Ia mengungkapkan, Jakarta kini semakin aktif dalam jejaring kota sinema dunia. Bahkan, pada 28 Oktober mendatang, Jakarta dijadwalkan mengikuti agenda di Tokyo yang mempertemukan jaringan kota-kota sinema dari berbagai negara.

“Jakarta menjadi kota sinema memang tidak mudah untuk mencapainya. Tapi saya yakin, dalam lima tahun ke depan kita bisa mewujudkannya,” ujar Rano.

Menurut Rano, penguatan ekosistem perfilman juga harus menyentuh masyarakat di tingkat akar rumput. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta telah menginstruksikan agar sebagian pasar tradisional memiliki fasilitas pemutaran film.

“Jakarta punya 148 pasar. Saya bilang minimal lima pasar bikin bioskop, dan masyarakat bisa menonton gratis,” katanya.

Gagasan tersebut, lanjut Rano, diharapkan dapat membuka akses masyarakat terhadap film sekaligus menghadirkan ruang baru bagi pelaku industri kreatif.

Rano juga mengaitkan pengembangan ekosistem film dengan agenda besar Jakarta menuju usia 500 tahun. Berbagai kegiatan kebudayaan dan ekonomi kreatif disiapkan untuk memperkuat daya tarik Jakarta sebagai kota global.

Ia berharap kehadiran insan perfilman dalam Jakarta Film Week tidak berhenti sebagai festival, tetapi turut memberikan energi baru bagi masyarakat dan industri kreatif Jakarta.

“Saya bangga dan bahagia. Mudah-mudahan Jakarta bisa menjadi kota sinema,” kata Rano.

Red/Phyd

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBERANTAS KEJAHATAN LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS KUALA GENCAR SOSIALISASI ILLEGAL MINING
Next Article Sejumlah Film Indonesia Siap Tayang Perdana di Jakarta Film Week 2026
yadi

Related Posts

Asap Tebal Hambat Pemantauan Drone, Tim Gabungan Lakukan Ground Check Titik Panas di Gunung Mas

15 Oktober 2026 2:43 PM

Kapolres Gunung Mas Hadiri Kunjungan Kerja Kajati Kalimantan Tengah, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

15 Oktober 2026 2:42 PM

Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Kota Sinema: Budaya Lokal Menembus Panggung Dunia

15 Oktober 2026 2:22 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.