Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Personel Polsek Kapuas Murung Rutin Laksanakan Siaga Mako Pada Malam Hari 

STAND BY SIAGA MAKO PADA MALAM HARI ANGGOTA PIKET JAGA POLSEK KAPUAS KUALA

‎Dorong Sport Tourism Danau Toba, Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026 dan Ikut Berenang Sibandang–Muara

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Hari Kesaktian Pancasila, BRI Tarutung Tekankan Integritas
Terkini

Hari Kesaktian Pancasila, BRI Tarutung Tekankan Integritas

alexBy alex3 Oktober 2026 7:24 PM065 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Tapanuli Utara – analisnews.co.id

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Tarutung memperingati Hari Kesaktian Pancasila melalui upacara yang digelar di Banking Hall BRI Kanca Tarutung, Kamis (1/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Tarutung, Hary Adriansyah, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Poltak Lumbantobing dipercaya sebagai pemimpin upacara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa cita-cita kebangsaan tidak dapat diwujudkan tanpa persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Dalam amanatnya, Hary Adriansyah menyampaikan bahwa Pancasila tidak semestinya dipandang hanya sebagai dasar negara atau rangkaian nilai yang dihafalkan. Menurut dia, nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam perilaku, termasuk dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara yang kita hafalkan. Pancasila adalah pegangan dalam bekerja dan melayani,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam amanatnya.

Ia mengatakan, Indonesia memiliki keragaman suku, agama, budaya, dan wilayah yang sangat luas. Dalam kondisi dunia yang menghadapi berbagai ketidakpastian, mulai dari dinamika geopolitik, tekanan ekonomi hingga derasnya arus informasi, persatuan menjadi salah satu modal penting bagi bangsa.

Bagi insan BRI, kata dia, nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan tugas perusahaan sebagai lembaga keuangan yang melayani masyarakat luas.

Sebagai bank yang memiliki fokus kuat pada sektor kerakyatan, BRI tidak hanya menjalankan fungsi layanan perbankan, tetapi juga memiliki peran dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendukung pembiayaan perumahan serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan sejumlah capaian BRI yang dikaitkan dengan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan perusahaan.

Pada aspek integritas, misalnya, insan BRI diingatkan untuk menjalankan setiap amanah secara jujur dan bertanggung jawab. Dana masyarakat yang dikelola BRI disebut mencapai lebih dari Rp1.580 triliun dan menjadi bagian dari kepercayaan publik yang harus dijaga.

Nilai kemanusiaan diwujudkan melalui pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Dalam amanat itu disebutkan, aplikasi BRImo telah digunakan oleh sekitar 49,7 juta pengguna. Sementara melalui KPR Subsidi, lebih dari 134 ribu keluarga telah dibantu memperoleh hunian yang layak.

Pada aspek persatuan, keberadaan jaringan layanan BRI hingga pelosok negeri disebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses ekonomi masyarakat. Lebih dari 1,13 juta AgenBRILink disebut melayani masyarakat di lebih dari 60 ribu desa di berbagai wilayah Indonesia.

Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui berbagai program, antara lain lebih dari 43 ribu klaster usaha, 5.700 Desa BRILiaN, Rumah BUMN, hingga pendampingan bagi pekerja migran Indonesia.

Sementara pada aspek keadilan sosial, BRI disebut telah menyalurkan kredit kepada sektor UMKM sebesar Rp1.235,4 triliun atau sekitar 75,1 persen dari total kredit. Pada semester pertama 2026, lebih dari dua juta pelaku usaha juga disebut telah menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hary menekankan, angka-angka tersebut tidak semata-mata menggambarkan kinerja perusahaan. Di balik pembiayaan dan layanan perbankan terdapat aktivitas ekonomi masyarakat yang ikut bergerak.

“Di balik setiap angka ada pedagang yang usahanya bertahan, petani yang bisa kembali menanam, dan keluarga yang hidupnya menjadi lebih baik. Itulah wujud nyata pengamalan Pancasila dalam pekerjaan kita sehari-hari,” demikian pesan dalam amanat tersebut.

Tantangan Pancasila di Era Digital

Dalam amanatnya, Hary juga mengingatkan bahwa tantangan terhadap nilai-nilai Pancasila pada masa kini hadir dalam bentuk yang berbeda dibandingkan masa lalu.

Jika pada 1965 Pancasila menghadapi ancaman melalui konflik dan kekerasan, saat ini masyarakat berhadapan dengan berbagai persoalan yang dapat menggerus persatuan melalui ruang digital dan persoalan sosial-ekonomi.

Kabar bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat, perjudian online, pinjaman ilegal, hingga praktik kecurangan dalam kehidupan sehari-hari disebut sebagai sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai.

Menurut pesan yang disampaikan dalam upacara tersebut, menjaga nilai-nilai Pancasila tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar. Lingkungan kerja juga menjadi ruang penting untuk mengamalkan nilai tersebut.

Bekerja secara jujur, menghormati rekan kerja, menjaga integritas serta memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh nasabah dinilai merupakan bentuk sederhana dari pengamalan Pancasila.

“Menjaga Pancasila hari ini tidak menuntut kita mengangkat senjata. Kita cukup bekerja dengan jujur, saling menghormati di tempat kerja, dan melayani setiap nasabah dengan sama baiknya, besar maupun kecil,” demikian pesan yang disampaikan.

BRI dan Ekonomi Kerakyatan

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut juga menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah BRI yang telah hadir selama lebih dari satu abad dalam memberikan layanan keuangan kepada masyarakat.

BRI didirikan di Purwokerto pada 1895 dengan sejarah yang berkaitan erat dengan upaya memberikan akses keuangan kepada masyarakat kecil. Semangat tersebut kemudian terus berkembang seiring perubahan kebutuhan ekonomi dan teknologi.

Dalam amanat upacara, insan BRI diingatkan bahwa tugas perusahaan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian bisnis, tetapi juga memiliki dimensi pelayanan kepada masyarakat.

Akses pembiayaan yang lebih luas, penguatan UMKM, serta pemerataan layanan keuangan menjadi bagian dari kontribusi yang dapat diberikan sektor perbankan terhadap pembangunan ekonomi.

“Setiap kredit yang kita salurkan, setiap layanan yang kita berikan, dan setiap nasabah yang kita bantu adalah bagian dari perjalanan bangsa ini,” demikian disampaikan.

Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan BRI Kanca Tarutung diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai persatuan, integritas, pelayanan dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Menutup amanatnya, Hary mengajak seluruh insan BRILiaN untuk terus menjaga persatuan, bekerja dengan jujur dan penuh pengabdian serta menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam setiap tindakan.

Dengan semangat tersebut, BRI diharapkan terus mengambil bagian dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas kesempatan masyarakat untuk berkembang, sejalan dengan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.(ABB)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleCegah Karhutla, Polsek Kapuas Murung Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng*
Next Article ‎Sambut Hari Jadi ke-81 Taput, Bupati JTP Terapkan Strategi Efisiensi: Ekonomi Warga Bergerak, APBD Tetap Hemat
alex

Related Posts

Personel Polsek Kapuas Murung Rutin Laksanakan Siaga Mako Pada Malam Hari 

3 Oktober 2026 9:19 PM

STAND BY SIAGA MAKO PADA MALAM HARI ANGGOTA PIKET JAGA POLSEK KAPUAS KUALA

3 Oktober 2026 8:57 PM

‎Dorong Sport Tourism Danau Toba, Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026 dan Ikut Berenang Sibandang–Muara

3 Oktober 2026 8:37 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.