Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

CEGAH KARHUTLA DARI LINGKUNGAN SEKOLAH, BHABINKAMTIBMAS SAMBANGI SMKN 1 KUALA PEMBUANG

PATROLI OBJEK VITAL, PAMAPTA II POLRES SERUYAN PANTAU BPBD DAN SEJUMLAH TITIK RAWAN

PEMBUKAAN PELATIHAN KOPERASI, POLRES SERUYAN DUKUNG PENGUATAN KAPASITAS SDM

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Munjirin Dampingi Kemenkes Monitoring Tracing TBC Terintegrasi CKG di Cililitan
Terkini

Munjirin Dampingi Kemenkes Monitoring Tracing TBC Terintegrasi CKG di Cililitan

hartonoBy hartono7 Oktober 2026 5:17 PM043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

JAKARTA TIMUR   Analisnews.co.id, – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Andi Saguni melakukan monitoring pelaksanaan tracing Tuberkulosis (TBC) terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Masjid Hikmatul Ilmi, RW 02, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut menyasar 100 warga yang berasal dari kontak erat, kontak serumah, maupun kelompok masyarakat yang berisiko terhadap penularan TBC.

Andi Saguni menjelaskan, integrasi program CKG dan tracing TBC dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh sekaligus meningkatkan deteksi dini kasus TBC di masyarakat. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat Presiden RI.

Menurutnya, melalui deteksi dini, masyarakat yang terindikasi TBC dapat segera memperoleh pemeriksaan lanjutan dan pengobatan hingga tuntas. Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lancar serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat berlangsung optimal.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum melalui CKG, seperti pemeriksaan tekanan darah, profil lipid, dan gula darah atau diabetes melitus (DM). Selain itu, warga yang memiliki gejala TBC dapat menjalani pemeriksaan rontgen menggunakan portable X-ray untuk membantu mempercepat proses diagnosis.

Kegiatan juga mencakup penelusuran aktif kasus TBC serta tindak lanjut pengobatan bagi pasien yang telah teridentifikasi.

“Diharapkan melalui sinergi antara Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, dan puskesmas setempat, taraf kesehatan masyarakat terus meningkat serta rantai penularan TBC di wilayah Jakarta Timur dapat ditekan secara signifikan,” ujar Andi.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur Arief Wahyudhy mengatakan, kegiatan tracing TBC terintegrasi CKG merupakan upaya untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran TBC, khususnya di wilayah Jakarta Timur.

“Hari ini kita melanjutkan kegiatan tracing tuberkulosis terintegrasi CKG di wilayah Kramat Jati. Satu lokus ini menargetkan 100 orang dari kontak erat, kontak rumah, maupun populasi berisiko yang diundang untuk mengikuti screening TBC sekaligus cek kesehatan gratis,” kata Arief.

Ia menjelaskan, sepanjang 2026 terdapat 778 lokus atau wilayah prioritas pelaksanaan tracing TBC di Jakarta Timur. Hingga 7 Oktober 2026, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di 437 lokus.

“Berdasarkan rekapitulasi terakhir per 7 Oktober, tercatat sebanyak 38.328 peserta telah mengikuti pemeriksaan, termasuk di RW 02 Kelurahan Cililitan. Untuk kegiatan hari ini, kami menargetkan 100 peserta dan mudah-mudahan seluruhnya dapat hadir. Tadi sudah lebih dari 60 peserta yang hadir,” jelasnya.

Arief menambahkan, warga yang berdasarkan hasil tracing diduga mengalami TBC akan menjalani pemeriksaan lanjutan, antara lain melalui pemeriksaan dahak. Sementara itu, kontak erat yang belum menunjukkan gejala dapat ditindaklanjuti dengan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

“Harapannya, keluarga yang mendapatkan TPT dapat mengonsumsi obat secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan. Masyarakat juga diharapkan memanfaatkan setiap kegiatan screening kesehatan, baik CKG maupun pemeriksaan TBC, yang diselenggarakan di wilayahnya,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Timur Yan Murdian, Camat Kramat Jati Kamal Alatas, Lurah Cililitan Sukariya, serta Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Inda Mutiara.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSELAMATKAN GENERASI DARI NARKOBA, POLSEK KAPUAS HULU GENCARKAN EDUKASI WARGA
Next Article Konser Spektakuler “NTT Rising Concert 2026” Tampilkan Tony Q Rastafara, Matanai, Ical Jenggo, Rastababy Hingga Joni Agung & Dauble T di Kebun Vintage Cars Bali
hartono

Related Posts

CEGAH KARHUTLA DARI LINGKUNGAN SEKOLAH, BHABINKAMTIBMAS SAMBANGI SMKN 1 KUALA PEMBUANG

7 Oktober 2026 6:36 PM

PATROLI OBJEK VITAL, PAMAPTA II POLRES SERUYAN PANTAU BPBD DAN SEJUMLAH TITIK RAWAN

7 Oktober 2026 6:35 PM

PEMBUKAAN PELATIHAN KOPERASI, POLRES SERUYAN DUKUNG PENGUATAN KAPASITAS SDM

7 Oktober 2026 6:32 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.