Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Patroli Pagi Di Pemukiman Warga, Polsek Ketapang Bersama Masyarakat ‎

Polsek KP. Mentaya Sosialisasikan Larangan dan Sanksi Pidana Pembakaran Hutan dan Lahan

Polsek Cempaga Patroli pengawasan distribusi BBM di SPBU

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Daerah»Asap Tebal Hambat Pemantauan Drone, Tim Gabungan Lakukan Ground Check Titik Panas di Gunung Mas
Daerah

Asap Tebal Hambat Pemantauan Drone, Tim Gabungan Lakukan Ground Check Titik Panas di Gunung Mas

Admin MediaBy Admin Media15 Oktober 2026 2:43 PM013 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Gunung Mas – Tim gabungan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas melaksanakan pengecekan lapangan (ground check) terhadap titik panas atau hotspot di Desa Pilang Munduk dan Desa Tarik, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan menyusul terdeteksinya sebaran titik panas berkategori sedang, Kamis (15/10/2026).

 

Sebelum bergerak menuju lokasi, tim gabungan melaksanakan apel kesiapan personel, peralatan, dan sarana prasarana di Kantor BPBD Kabupaten Gunung Mas. Persiapan tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan pengecekan serta patroli di wilayah yang terindikasi memiliki sebaran titik panas.

 

Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Gunung Mas AKP Nurheriyanto Hiyat, S.H., S.Si., didampingi Perwira Pengendali (Padal) IPTU Supono. Kekuatan tim terdiri atas 15 personel Polri, empat personel TNI, dan delapan personel BPBD Kabupaten Gunung Mas yang bekerja bersama dalam pelaksanaan pengecekan lapangan.

 

Untuk mendukung kegiatan, tim gabungan menyiapkan sejumlah kendaraan operasional, yakni satu unit kendaraan roda enam pemadam kebakaran TNI, empat unit kendaraan roda empat berupa mobil D-Max dan kendaraan patroli, serta satu unit kendaraan Traga BPBD Damkar. Kesiapan sarana tersebut menjadi bagian dari dukungan operasional dalam menjangkau wilayah sasaran sesuai kondisi medan.

 

Pengecekan dilakukan berdasarkan informasi sebaran titik panas yang terdeteksi melalui aplikasi Sistem Pemantauan Karhutla (Sipongi) pada pukul 00.23 WIB, dengan tingkat kepercayaan atau kategori yang dilaporkan sebagai sedang (medium). Informasi tersebut menjadi dasar bagi tim gabungan untuk melakukan pemeriksaan langsung guna mengetahui kondisi aktual di wilayah Desa Pilang Munduk dan Desa Tarik.

 

Dalam pelaksanaan ground check dan patroli, tim tidak menemukan api di lokasi yang dapat diperiksa. Namun, sejumlah titik panas berada cukup jauh di dalam kawasan hutan dan tidak memiliki akses jalan yang dapat dilalui tim untuk mencapai titik koordinat secara langsung.

 

Kondisi medan dan keterbatasan akses tersebut menjadi kendala dalam pemeriksaan di lapangan. Tim harus mempertimbangkan jarak serta kondisi wilayah sebelum dapat memastikan keadaan pada setiap titik yang terdeteksi melalui sistem pemantauan.

 

Sebagai bagian dari upaya pengecekan, tim juga memanfaatkan kamera drone untuk membantu pemantauan dari udara. Namun, upaya tersebut belum dapat memberikan hasil visual yang memadai karena kamera drone terhalang asap tebal, sehingga kondisi pada titik-titik yang berada jauh di dalam hutan tidak dapat dipantau secara optimal melalui perangkat tersebut.

 

Kabag Ops Polres Gunung Mas AKP Nurheriyanto Hiyat, S.H., S.Si., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menegaskan pentingnya pengecekan langsung terhadap informasi titik panas sebagai langkah untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

 

“Berdasarkan hasil ground check dan patroli yang telah dilaksanakan, tim tidak menemukan api pada lokasi yang berhasil diperiksa. Namun, terdapat kendala berupa akses jalan yang tidak tersedia menuju sejumlah titik panas yang berada jauh di dalam hutan, serta asap tebal yang menghalangi pemantauan menggunakan kamera drone.” jelas Kabag Ops.

 

Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memantau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Sinergi personel TNI, Polri, dan BPBD diperlukan untuk mendukung respons terhadap informasi titik panas sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi ketika melakukan pemeriksaan langsung di lokasi.

 

Melalui kegiatan ini, tim gabungan berupaya memastikan informasi titik panas ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan sesuai kondisi yang memungkinkan. Upaya pemantauan dan koordinasi antarlembaga diharapkan dapat terus mendukung pencegahan Karhutla serta menjaga keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Gunung Mas. (sp)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKapolda Banten dan Danrem 064/MY Pererat Sinergitas, Perkuat Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Next Article Perkuat Karakter dan Mental Personel, Polres Barito Utara Gelar Pembinaan Rohani Islam dan Nasrani
Admin Media

Related Posts

Patroli Pagi Di Pemukiman Warga, Polsek Ketapang Bersama Masyarakat ‎

15 Oktober 2026 3:30 PM

Polsek KP. Mentaya Sosialisasikan Larangan dan Sanksi Pidana Pembakaran Hutan dan Lahan

15 Oktober 2026 3:30 PM

Polsek Cempaga Patroli pengawasan distribusi BBM di SPBU

15 Oktober 2026 3:30 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.