Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Karakter dan Mental Personel, Polres Barito Utara Gelar Pembinaan Rohani Islam dan Nasrani

Asap Tebal Hambat Pemantauan Drone, Tim Gabungan Lakukan Ground Check Titik Panas di Gunung Mas

Kapolda Banten dan Danrem 064/MY Pererat Sinergitas, Perkuat Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Ketut Budiastawa Bekali Warga Tampaksiring: Implementasi Pancasila Jadi Kunci Cegah Kekerasan Perempuan dan dan TTPO
Terkini

Ketut Budiastawa Bekali Warga Tampaksiring: Implementasi Pancasila Jadi Kunci Cegah Kekerasan Perempuan dan dan TTPO

ranuBy ranu15 Oktober 2026 1:43 PM082 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketut Budiastawa Bekali Warga Tampaksiring: Implementasi Pancasila Jadi Kunci Cegah Kekerasan Perempuan dan TPPO

 

Analisnews.co.id — GIANYAR | Upaya yang sedang digalakkan dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan di Desa Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, tidak hanya dikemas dari sisi hukum. Selain itu, juga dibekali pemahaman melalui dari sisi penguatan ideologi.

Langkah ini diambil oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan menggandeng Dewan Pimpinan Pusat Forum Bela Negara (DPP FBN) Republik Indonesia, sebagai narasumber dalam kegiatan Advokasi dan Sosialisasi dalam rangka Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), yang berlangsung di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.

Dalam kegiatan tersebut hadir sebagai narasumber, Ketua Bidang Ideologi Pancasila DPP FBN RI, Brigjen TNI (Purn) I Ketut Budiastawa, S.Sos.,M.Si.

Ketut Budiastawa menekankan bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan perdagangan orang harus berakar pada pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu, Implementasi sila-sila Pancasila merupakan bagian dari benteng utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu, jika nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, dan Keadilan itu hidup di tengah keluarga dan lingkungan banjar, maka kekerasan dan eksploitasi tidak memiliki ruang, khususnya di Gianyar dan Bali pada umumnya,” jelasnya.

Ia menguraikan secara kontekstual bagaimana Sila ke-2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menjadi bagian dasar untuk menghormati harkat dan martabat perempuan, sementara itu Sila ke-5 menjamin perlindungan dan keadilan terhadap kelompok yang rentan dari praktik TPPO.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian dari program Perlindungan Perempuan Provinsi Bali yang menyasar di desa-desa yang menjadi garda terdepan dalam pencegahan, pungkasnya.

Turut hadir Tim Kerja Pemberdayaan dan Perlindungan Hak Perempuan sebagai koordinator lapangan. Kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran kolektif krama Bali untuk berani melapor dan mencegah sejak dini segala bentuk kekerasan berbasis gender.(Ranu)

Upaya Perlindungan Perempuan, Brigjen TNI(purn) Ketut Budiastawa, DPP FBN RI

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleBahasa Polycrisis di UNAS, ICGI 2026 Hadirkan Dubes Iran dan 300 Peserta dari 7 Negara
Next Article NCT WISH Gelar Tur Konser Kedua, Jakarta Masuk dalam Daftar Kota Tujuan
ranu

Related Posts

Perkuat Karakter dan Mental Personel, Polres Barito Utara Gelar Pembinaan Rohani Islam dan Nasrani

15 Oktober 2026 2:44 PM

Asap Tebal Hambat Pemantauan Drone, Tim Gabungan Lakukan Ground Check Titik Panas di Gunung Mas

15 Oktober 2026 2:43 PM

Kapolres Gunung Mas Hadiri Kunjungan Kerja Kajati Kalimantan Tengah, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

15 Oktober 2026 2:42 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.