Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ANTISIPASI SEGALA POTENSI GANGGUAN, POLSEK KAPUAS HULU TINGKATKAN SISPAM MAKO

KOMITMEN JAGA KEAMANAN, POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN SISPAM MAKO SECARA OPTIMAL

POLSEK PANGGARANGAN LAKSANAKAN POLDIK DI SMPN 5 SATU ATAP CIHARA, EDUKASI SISWA TENTANG NARKOBA, DAN LAYANAN POLISI 110

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Lebih dari 789 Ribu Pekerja Terserap, Digdaya Indonesia Nilai MBG Perkuat Ekonomi Lokal
Terkini

Lebih dari 789 Ribu Pekerja Terserap, Digdaya Indonesia Nilai MBG Perkuat Ekonomi Lokal

hartonoBy hartono19 Oktober 2026 9:58 AM063 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, Analisnews.co.id, 18 Oktober 2026 — Di usia dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya mengisi piring anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa dan kecamatan. Data Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat lebih dari 789 ribu tenaga kerja aktif di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada awal 2026. Per akhir Juni 2026, program ini juga ditopang 148.528 pemasok lokal.

Analis Politik Digdaya Indonesia, Fadhil Abdurrahim, menilai dimensi ekonomi inilah yang membuat MBG terasa langsung di tengah masyarakat.
“MBG sering dibicarakan sebagai program gizi, padahal efek ekonominya sama pentingnya. Setiap dapur membuka lapangan kerja bagi warga sekitar dan memberi pasar yang pasti bagi produsen lokal. Itu yang membuat manfaatnya dirasakan di desa, bukan hanya di meja makan sekolah,” kata Fadhil.

*Hampir Satu Juta Pekerja Dapur*
Selain 789 ribu pekerja aktif per awal 2026, BGN pada Februari 2026 memperkirakan serapan tenaga kerja langsung di dapur MBG sedikitnya 987 ribu orang, dengan rata-rata sekitar 47 relawan per dapur. Jumlah dapur kini telah mencapai 27.486 SPPG per 30 September 2026.
“Ketika jumlah dapur terus bertambah, serapan tenaga kerja ikut bertambah. Ini bentuk program sosial yang sekaligus bekerja sebagai program ketenagakerjaan di tingkat lokal,” ujar Fadhil.

*Rantai Pasok yang Berpijak pada Pelaku Lokal*
Pemasok lokal MBG antara lain 13.684 koperasi, 63.189 UMKM, 1.475 BUMDes, dan 720 Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah bersama BGN mendorong setiap SPPG bermitra dengan sedikitnya 15 pemasok lokal. Kajian Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mencatat sekitar 65 persen SPPG telah bermitra dengan pemasok di kabupaten yang sama.
Kementerian Pertanian dalam diskusi satu tahun MBG pada April 2026 menyebut perputaran uang dari program ini ke petani, peternak, dan pembudidaya ikan mencapai Rp600 miliar per hari. Kementerian UMKM sebelumnya menyampaikan sekitar 80 persen anggaran MBG dibelanjakan untuk bahan baku pangan dari petani, nelayan, peternak, dan pekebun.
“Dari sisi ekonomi politik, ini yang membuat MBG punya basis dukungan yang luas. Uangnya berputar di desa, melibatkan koperasi, BUMDes, dan pelaku usaha kecil. Karena itu dampaknya terasa sampai ke kelompok yang selama ini jarang tersentuh program besar pemerintah,” jelas Fadhil.

*Menjaga Manfaat Tetap Merata*
Fadhil menegaskan capaian ini perlu dijaga agar manfaat ekonominya semakin merata. Menurutnya, langkah berikutnya adalah memastikan pelaku usaha kecil di sekitar dapur memiliki akses yang mudah untuk menjadi pemasok.
“Fondasinya sudah terbentuk. Tugas berikutnya memperluas pintu masuk bagi petani dan UMKM kecil, sehingga multiplier effect MBG benar-benar menjangkau lebih banyak keluarga,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePolsek Basarang Dukung Ketahanan Pangan Untuk Program Makan Bergizi
Next Article Akademisi Unika Atma Jaya dan Pegiat Literasi Digital Ingatkan Pentingnya Integritas Pemilih di Tengah Perkembangan AI
hartono

Related Posts

ANTISIPASI SEGALA POTENSI GANGGUAN, POLSEK KAPUAS HULU TINGKATKAN SISPAM MAKO

19 Oktober 2026 10:58 AM

KOMITMEN JAGA KEAMANAN, POLSEK KAPUAS HULU LAKSANAKAN SISPAM MAKO SECARA OPTIMAL

19 Oktober 2026 10:56 AM

Polsek Basarang Sambang di Lokasi Objek Vital SPBU Di Kec. Basarang

19 Oktober 2026 10:47 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.