Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Agus Sugiyarso menyambangi Panti Asuhan Muara Kasih Bunda di Pangkalpinang, Senin (19/10/26). Kegiatan ini dalam rangka bakti sosial jelang Hari Jadi Ke 75 Humas Polri.
Kunjungan Kabid Humas ke Panti Asuhan ini turut didampingi Kasubbid Penmas Kompol Hendra Wirman serta perwakilan personel Bid Humas Polda Babel.
“Kegiatan bakti sosial ini merupakan rangkaian Hari Jadi ke 75 Humas Polri. Tentunya ini sebagai wujud rasa syukur kita dengan peduli kepada anak-anak kita yang berada di panti asuhan ini,”kata Agus ditemui usai kegiatan.
Agus menyebutkan, bantuan yang disalurkan berupa paketan sembako seperti beras, telur, minyak goreng, indomie dan lain-lainnya. Bantuan tersebut, merupakan donasi dari seluruh personel Bid Humas Polda Babel.
“Ini bukan hanya sekedar mengunjungi maupun menyerahkan bantuan saja, tetapi kehadiran kita juga memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak kita,”sebutnya.
“Semoga apa yang kita berikan dan salurkan ini bisa membantu kebutuhan anak-anak serta meringankan beban pengurus panti asuhan disini,”ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Muara Kasih Bunda, Ayu, mengatakan bantuan sembako dari Humas Polda Babel menjadi angin segar bagi yayasan. Menurutnya, bantuan ini dapat mengurangi sebagian beban kebutuhan pangan yang harus dipenuhi setiap hari.
“Bantuan ini sangat membantu kami. Dengan adanya bantuan sembako ini, beban kebutuhan anak-anak bisa sedikit diringankan. Terimakasih kepada Humas Polda atas bantuannya,”ujar Ayu.
Ayu juga mengungkapkan, di Panti Asuhan Muara Kasih Bunda ini ada sebanyak 45 anak yang diasuh di yayasan. Mereka memiliki rentang usia mulai dari dua tahun hingga mahasiswa semester lima.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seluruh anak, yayasan membutuhkan biaya sekitar delapan juta rupiah setiap bulan. Selama ini, biaya tersebut ditanggung dari dana pribadi, sementara yayasan belum memiliki donatur tetap.
“Untuk kebutuhan setiap bulan, kami membutuhkan sekitar delapan juta rupiah. Selama ini, kami masih menggunakan biaya pribadi karena belum ada donatur tetap,” ujar Ayu.
Tak hanya kebutuhan makan, yayasan juga harus memikirkan biaya pendidikan, termasuk buku dan pakaian sekolah yang perlu dipenuhi secara berkala, bahkan pembayaran dilakukan tempo hingga dua bulan.analisnews.co.id
MJhon kanedy
