Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kapolsek Rangkasbitung Pimpin Pengamanan Final Turnamen Sepak Bola Jarum Cup 2026 Bersama Personel di Desa Pabuaran

SEMBARI PATROLI JALAN KAKI DI PEMUKIMAN PENDUDUK DESA BAJUH, POLSEK KAPUAS TENGAH INGATKAN KADES MASARAN BAHAYA BERITA HOAX LEWAT DIALOGIS KAMTIBMAS

Polsek Bojonegara Respon Cepat Adanya Keluhan Masyarakat Terkait Polusi Udara dari PT RGM, Cek Lokasi dan Adakan Musyawarah

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Daerah»KMI 2026 di Makassar, Fadli Zon Dorong Kebangkitan Industri Musik Nasional Menuju Panggung Dunia
Daerah

KMI 2026 di Makassar, Fadli Zon Dorong Kebangkitan Industri Musik Nasional Menuju Panggung Dunia

yadiBy yadi28 Oktober 2026 8:33 PM084 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | MAKASSAR — Kementerian Kebudayaan menggelar Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2026). Forum ini menjadi ruang untuk merumuskan langkah konkret memperkuat ekosistem musik nasional, mulai dari pendidikan dan penciptaan karya hingga distribusi serta perlindungan hak cipta.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, tema KMI 2026, Bergerak Bersama Mengimplementasikan Ekosistem Musik Indonesia yang Berdaulat, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun industri musik yang berkelanjutan.

Menurut Fadli, pengembangan musik Indonesia tidak cukup berhenti pada gagasan dan rekomendasi. Diperlukan program serta kebijakan nyata yang mampu memperkuat ekosistem musik dari hulu hingga hilir.

“Melalui KMI 2026, kita berangkat dari gagasan menuju implementasi, dari kumpulan rekomendasi menjadi program dan kebijakan, sehingga tidak berhenti pada rekomendasi semata,” ujar Fadli.

Ia menekankan, kolaborasi nasional perlu semakin terintegrasi, mencakup pendidikan dan pengembangan talenta, penciptaan karya, produksi, distribusi, hingga perlindungan hak para pelaku musik.

### Musik Indonesia Semakin Mendunia

Fadli menilai perkembangan musik Indonesia menunjukkan tren positif. Karya musisi lokal semakin mendapat tempat di pasar domestik sekaligus menjangkau pendengar internasional.

Berdasarkan data Spotify yang disampaikan Fadli, sepanjang 2025 karya musisi Indonesia ditemukan lebih dari 6,3 miliar kali oleh pendengar baru. Royalti yang dihasilkan karya musisi Indonesia melalui platform tersebut juga meningkat lebih dari 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sekitar 60 persen royalti tersebut, menurut Fadli, berasal dari pendengar luar negeri, antara lain Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Malaysia, dan Inggris.

Data itu menunjukkan potensi musik Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar global. Bagi pemerintah, penguatan ekosistem musik perlu berjalan beriringan dengan peningkatan apresiasi terhadap karya lokal dan perlindungan hak para penciptanya.

“Perkembangan musik yang luar biasa terlihat di Indonesia. Data Spotify sepanjang 2025 menunjukkan bahwa karya musisi Indonesia ditemukan lebih dari 6,3 miliar kali oleh pendengar baru,” kata Fadli.

### Musik Tradisi dan Kreativitas Generasi Baru

Selain memperkuat industri musik modern, Kementerian Kebudayaan menaruh perhatian pada keberlanjutan musik tradisi. Salah satu program yang disoroti adalah Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI), yang bertujuan menghidupkan kembali musik tradisional di berbagai kota.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam ekosistem musik sekaligus menjaga keberagaman tradisi yang diwariskan antargenerasi.

Fadli mengatakan, kekayaan budaya Indonesia tidak hanya tercermin dalam musik tradisional, tetapi juga dalam musik kontemporer dan berbagai karya lintas genre.

Perpaduan tradisi dan musik modern, menurut dia, menjadi salah satu kekuatan kreativitas musisi Indonesia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga membuka peluang baru dalam penciptaan, produksi, distribusi, dan pengelolaan musik.

“Di depannya, kreativitas itu semakin tidak terbatas dengan begitu banyaknya talenta-talenta yang ada di Indonesia, serta adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola ekosistem musik,” ujarnya.

Melalui KMI 2026, berbagai potensi dan tantangan tersebut dibahas sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem musik yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas budaya bangsa.

### Pemerintah Siapkan Ruang Kolaborasi

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo turut memaparkan arah dan tujuan KMI 2026, dengan merujuk pada pelaksanaan konferensi sebelumnya.

Giring menegaskan, pemerintah berperan sebagai fasilitator untuk mendorong kemajuan ekosistem musik nasional. Upaya itu mencakup pembenahan infrastruktur, penyempurnaan regulasi, serta penyediaan ruang dialog yang inklusif bagi para pelaku industri musik.

Ia meyakini kekayaan budaya, keberagaman karya, dan kreativitas musisi Indonesia menjadi modal penting untuk memperluas pengaruh musik nasional di tingkat internasional.

“Kami meyakini bahwa musik Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa besar untuk mewarnai dunia, karena kita mempunyai kekayaan kebudayaan, keberagaman karya, serta kreativitas para musisi Tanah Air,” kata Giring.

Menurut dia, karakter khas Indonesia justru dapat menjadi kekuatan dalam memperkenalkan musik nasional kepada masyarakat dunia.

Pembukaan KMI 2026 turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, serta Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Hermansyah Siregar.

Hadir pula perwakilan organisasi dan asosiasi musik, musisi, pencipta lagu, akademisi, serta pelaku industri musik.

Melalui KMI 2026, Kementerian Kebudayaan berharap terbangun sinergi yang lebih kuat untuk menghasilkan kebijakan transformatif, memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pelaku seni, serta meningkatkan daya saing musik Indonesia di pasar global.

Dengan demikian, musik Nusantara tidak hanya menjadi bagian dari identitas budaya bangsa, tetapi juga memiliki ruang lebih luas untuk tumbuh, berkembang, dan menjangkau pendengar dunia.(red/py).

#FadliZon #HakCipta #IndustriMusik #KementerianKebudayaan #MusikIndonesia #RoyaltiMusik GiringGanesha KMI2026 Makassar MusikNusantara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleCegah Karhutla, Personel Polsek Kapuas Murung Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalteng
Next Article Petugas Piket Jaga Polsek Kapuas Murung, Laksanakan Giat Siaga Mako Cek Barang Inventaris Dinas Dan Ruang Tahanan
yadi

Related Posts

SEMBARI PATROLI JALAN KAKI DI PEMUKIMAN PENDUDUK DESA BAJUH, POLSEK KAPUAS TENGAH INGATKAN KADES MASARAN BAHAYA BERITA HOAX LEWAT DIALOGIS KAMTIBMAS

28 Oktober 2026 9:00 PM

PERERAT KEDEKATAN DENGAN WARGA, POLSEK KAPUAS TENGAH GELAR KEGIATAN “KUMPUL BERSAMA MASYARAKAT” DI DESA PUJON

28 Oktober 2026 6:09 PM

Hari Ke-12 OMC, TNI Hujani Banjarmasin dengan 15 Ton Garam Semai

28 Oktober 2026 4:18 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.