Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polres Barito Utara Gencarkan Edukasi Pencegahan Karhutla dan Sosialisasi Call Center 110 di Teweh Tengah

Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”

CEGAH DAMPAK KARHUTLA, POLSEK KAPUAS HULU AJAK WARGA PATUHI ISI MAKLUMAT KAPOLDA KALTENG

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»LA TRỊNH Atelier dan Sebuah Perjalanan yang Berawal dari Sebuah Mimpi
Terkini

LA TRỊNH Atelier dan Sebuah Perjalanan yang Berawal dari Sebuah Mimpi

vritimesBy vritimes28 Oktober 2026 1:10 PM001 Min Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Setiap gagasan bermula dari impian dua anak muda berusia 23 tahun, yang didorong oleh kebebasan, keberanian, serta tekad kuat untuk mengangkat bakat-bakat asal Vietnam. LA TRỊNH Atelier didirikan sebagai wujud nyata dari semangat “berani berpikir, berani mengambil risiko” yang diusung oleh perancang busana Namie Trịnh dan produser Hiền Thảo.

Melalui kepekaan artistik yang halus dan kreativitas tanpa batas, mereka telah mengubah sketsa di atas kertas menjadi sebuah dunia mode yang memikat—ranah di mana identitas Vietnam berpadu dengan pemikiran desain kontemporer.

Atelier LA TRỊNH dan sebuah perjalanan yang berawal dari sebuah mimpi.Karya-karya dari LA TRỊNH Atelier bukan sekadar busana; karya-karya tersebut menjadi pengingat bahwa di dalam diri setiap individu, terdapat jati diri sejati yang menanti untuk dibangkitkan.

“Gods within her” menghadirkan sebuah impian—di mana sosok dewi dari budaya Timur maupun Barat melangkah keluar, menuturkan kisah tentang keindahan, keyakinan, kreativitas, dan kekuatan feminin melalui bahasa mode.

Ini juga merupakan sebuah perjalanan bagi warisan budaya Vietnam untuk menemukan suaranya, yang memungkinkan nilai-nilai kerajinan tangan serta memori budaya untuk ditafsirkan kembali dalam bentuk-bentuk yang baru.

Sebab, sosok dewi tidak pernah sekadar terkurung dalam mitologi kuno.

Sang dewi bersemayam di dalam dirinya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleDengar Keluhan Warga Pelabuhan, Polres Pulang Pisau Gelar Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat
Next Article JAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS HULU IMBAU WARGA HINDARI ILEGAL MINING
vritimes

Related Posts

Polres Barito Utara Gencarkan Edukasi Pencegahan Karhutla dan Sosialisasi Call Center 110 di Teweh Tengah

28 Oktober 2026 2:04 PM

Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”

28 Oktober 2026 2:01 PM

CEGAH DAMPAK KARHUTLA, POLSEK KAPUAS HULU AJAK WARGA PATUHI ISI MAKLUMAT KAPOLDA KALTENG

28 Oktober 2026 1:50 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.