Jakarta, Analisnews.co.id,
Semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai romantisme sejarah atau seremoni tahunan. Ia harus tetap hidup dalam keberanian generasi muda untuk membaca realitas bangsa, menyuarakan kegelisahan rakyat, dan memperjuangkan perubahan secara kritis, bermartabat, serta bertanggung jawab.
Sehubungan dengan aksi mahasiswa hari ini, Pengurus Pusat PMKRI memandang bahwa semangat kepemudaan harus diwujudkan melalui keberanian menyampaikan aspirasi, menjaga ruang demokrasi, dan memperjuangkan keadilan dengan cara-cara yang bermartabat. Perubahan membutuhkan suara yang lantang, pikiran yang jernih, serta komitmen untuk tetap berpihak pada kemanusiaan.
Dalam konteks tersebut, simbol salib merah menjadi refleksi atas kondisi bangsa yang diwarnai oleh penderitaan, ketidakadilan, dan perjuangan untuk memperoleh hak-hak yang semestinya dijamin bagi setiap warga negara. Salib merah bukan sekedar simbol penderitaan, melainkan juga pengingat aka