ANALISNEWS OGAN KOMERING ULU – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat persatuan dan menentukan arah perjuangan partai ke depan.
Mengusung tema “Bersatu, Berjuang, Menang, Golkar Solid, Indonesia Maju”, Musda yang berlangsung di Ballroom The Zury Hotel Baturaja, Minggu (1/11/2026), diharapkan berjalan dengan mengedepankan semangat musyawarah, kedamaian, dan kekeluargaan.

Hal tersebut juga menjadi pesan Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah saat menghadiri kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian Musda dapat berlangsung lancar serta menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlangsungan organisasi.
Bupati mengatakan, perbedaan pendapat dalam sebuah musyawarah merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut hendaknya tidak menjadi penghalang bagi seluruh kader untuk tetap menjaga persatuan.
“Silakan bermusyawarah. Perbedaan itu biasa, semoga bisa menjadi warna dan semangat bagi partai. Siapa pun yang terpilih nantinya, saya berharap dapat membawa Golkar semakin maju,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Teddy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Partai Golkar yang telah memberikan dukungan dan mengusung dirinya bersama Wakil Bupati pada Pilkada sebelumnya.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus terjalin, khususnya dalam mendorong berbagai program pembangunan daerah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Kami berharap seluruh program Kabupaten OKU yang bertujuan memajukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat bisa mendapat dukungan dari anggota DPRD Golkar,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Sumatera Selatan, Andie Dinaldie, S.E., M.M., juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dalam setiap proses pengambilan keputusan organisasi.
Menurutnya, perbedaan pandangan dalam Musda merupakan bagian dari dinamika demokrasi internal partai. Namun, setelah keputusan ditetapkan, seluruh kader harus kembali bersatu dan merapatkan barisan.
“Kalau dalam Musda terjadi perbedaan pendapat, itu biasa. Namun, ketika sudah ketok palu, kita kembali guyub. Mari rapatkan barisan, kita bersatu untuk membangun OKU yang kita cintai ini,” tegasnya.
Andie juga mengingatkan agar seluruh kader tidak hanya hadir ketika momentum pemilihan umum, tetapi harus terus berada di tengah masyarakat, mendengarkan persoalan yang dihadapi, serta memperjuangkan aspirasi mereka.
“Kita berharap kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu merangkul seluruh kader tanpa terkecuali serta memberikan kesempatan kepada setiap anggota untuk berkontribusi,” tukasnya..

Senada, Ketua DPD Golkar OKU Yoni Risdianto dalam sambutannya mengajak seluruh kader menjaga loyalitas, pengabdian, dan kekompakan demi mempertahankan eksistensi Partai Golkar.
Ia menyebut Musda XI bukan sekadar forum memilih dan menyusun kepengurusan periode berikutnya, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merumuskan program kerja yang berpihak kepada masyarakat.
Menurutnya, tantangan politik ke depan semakin dinamis dan kompleks sehingga diperlukan soliditas serta komitmen bersama dalam menjalankan roda organisasi.
“Melalui musda ini diharapkan Partai Golkar OKU semakin solid, mampu menjaga kebersamaan antar kader, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten OKU,” tukasnya.

Turut hadir dalam Musda ini, Wakil Bupati OKU Ir. H. Marjito Bachri, Kabankesbangpol OKU, Kapolsek Baturaja Timur, KPU OKU, Bawaslu OKU, Forkopimda, Camat Baturaja Timur, Para Pengurus Kecamatan Partai Golkar Se-kabupaten OKU.
