Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS HULU BERIKAN IMBAUAN WARGA HINDARI ILEGAL MINING

HINDARI DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT ILEGAL MINING, POLSEK KAPUAS HULU TINGKATKAN SOSIALISASI

Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»NPF di Bawah Rata-Rata Industri, BRI Finance Konsisten Jaga Kualitas Pembiayaan
Terkini

NPF di Bawah Rata-Rata Industri, BRI Finance Konsisten Jaga Kualitas Pembiayaan

vritimesBy vritimes4 November 2026 11:37 AM052 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat kualitas aset di tengah upaya mendorong pertumbuhan bisnis. Hingga Agustus 2026, perusahaan mencatat rasio non-performing financing (NPF) gross sebesar 1,69%, di mana hal ini termasuk membaik 63 basis poin (bps) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perbaikan tersebut mencerminkan konsistensi BRI Finance dalam menerapkan manajemen risiko pada setiap tahapan pembiayaan, mulai dari proses akuisisi hingga pemantauan portofolio. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan pembiayaan tetap sejalan dengan kualitas aset perusahaan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa perusahaan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas pembiayaan melalui proses seleksi serta analisis yang disesuaikan dengan profil risiko calon nasabah.

“Perbaikan NPF menjadi salah satu indikator bahwa kualitas pembiayaan tetap terjaga. Kami terus memastikan setiap pembiayaan yang disalurkan melalui proses analisis yang terukur, sehingga pertumbuhan bisnis dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Dhani.

Perseroan tidak semata-mata mengejar peningkatan persetujuan pembiayaan, tetapi juga mempertimbangkan kesesuaian antara kebutuhan nasabah, kemampuan pembayaran, dan profil risiko dalam proses pengambilan keputusan. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat tetap membuka akses pembiayaan bagi calon nasabah yang memenuhi kriteria sekaligus menjaga kualitas portofolio.

Memasuki semester II 2026, BRI Finance akan melanjutkan penguatan proses akuisisi dan analisis pembiayaan, disertai monitoring portofolio secara berkala. Perusahaan juga akan mengoptimalkan sinergi dan referral dari ekosistem BRI untuk memperluas peluang penyaluran pembiayaan kepada segmen yang sesuai dengan risk appetite perusahaan.

“Strategi kami adalah mendorong pertumbuhan secara selektif dengan tetap menjaga kualitas proses dan portofolio. Penguatan monitoring juga akan terus dilakukan agar setiap perkembangan bisnis dapat diikuti dengan pengelolaan risiko yang memadai,” kata Dhani.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous Article44 Tersangka Diamankan, Sat Resnarkoba Polres Lebak Bongkar Puluhan Kasus Narkotika dan Obat Keras Ilegal
Next Article ASHTA DISTRICT 8 Perluas Pengalaman Seni bersama Ganara Art Space
vritimes

Related Posts

JAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN, POLSEK KAPUAS HULU BERIKAN IMBAUAN WARGA HINDARI ILEGAL MINING

4 November 2026 1:25 PM

HINDARI DAMPAK LINGKUNGAN AKIBAT ILEGAL MINING, POLSEK KAPUAS HULU TINGKATKAN SOSIALISASI

4 November 2026 1:22 PM

Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026

4 November 2026 1:12 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.