Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

POLSEK KAPUAS KUALA SOSIALISASIKAN SANKSI PIDANA PELAKU KARHUTLA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN

Bupati Taput Pimpin Rakor Forkopimda Guna Antisipasi Kerawanan Bencana

Personel Piket Polsek Kapuas Kuala Stand By di Mako

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Bupati Taput Pimpin Rakor Forkopimda Guna Antisipasi Kerawanan Bencana
Terkini

Bupati Taput Pimpin Rakor Forkopimda Guna Antisipasi Kerawanan Bencana

alexBy alex6 November 2026 1:39 AM043 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Tapanuli Utara – analisnews.co.id

Bupati Tapanuli Utara memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Tapanuli Utara terkait Antisipasi Kerawanan Bencana Akibat Intensitas Hujan, Kamis (5/11/2026), bertempat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Dandim 0210/TU, Kapolres Tapanuli Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara, Kepala BMKG Silangit, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam laporannya disampaikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan memasuki puncak musim penghujan pada periode November–Desember.
Kabupaten Tapanuli Utara sebagai salah satu wilayah yang memiliki kerawanan terhadap bencana hidrometeorologi perlu meningkatkan kesiapsiagaan melalui koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Dalam arahannya, Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa pengalaman bencana hidrometeorologi yang terjadi pada tahun 2025 harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pihak untuk memperkuat langkah antisipasi dan kesiapsiagaan.
“Kita sudah memiliki pengalaman dari kejadian bencana tahun 2025.
Bencana hidrometeorologi dapat mengakibatkan tanah longsor, pohon tumbang dan berbagai dampak lainnya.
Keterlambatan dalam melakukan antisipasi dapat mengakibatkan kerugian yang lebih besar.
Prinsip kita adalah lebih baik melakukan pencegahan dan penanganan sejak dini daripada bertindak setelah bencana terjadi,” tegas Bupati.

Bupati juga menginstruksikan BPBD agar meningkatkan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta melakukan pemetaan wilayah rawan bencana guna memastikan respons yang cepat dan tepat apabila terjadi keadaan darurat.

Kepada TNI dan Polri, Bupati mengharapkan dukungan penuh dalam pengamanan dan penanganan bencana, termasuk memastikan kesiapan personel untuk membantu masyarakat apabila terjadi bencana.

Selanjutnya, seluruh OPD, Camat, Kepala Desa diminta segera melakukan pengecekan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah masing-masing, khususnya jembatan, jalan, dan saluran drainase yang berpotensi menimbulkan permasalahan ketika terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya Kabupaten Tapanuli Utara mendapatkan apresiasi dari Satgas karena dinilai sebagai salah satu kabupaten yang cepat tanggap dalam penanganan keadaan darurat bencana.

“Harapan kita tentu tidak terjadi bencana pada tahun ini. Namun, kita tidak boleh lengah dan harus tetap siaga.
Kita harus memastikan seluruh unsur sudah siap sehingga apabila terjadi keadaan darurat, penanganannya dapat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi,” ungkap Bupati.

Sebagai bentuk penguatan sistem penanggulangan bencana, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga telah menyediakan Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana) sebagai pusat koordinasi, pemantauan, pengendalian informasi, dan operasional dalam menghadapi situasi kebencanaan.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BMKG, serta seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, sehingga keselamatan masyarakat dan keberlangsungan aktivitas di Kabupaten Tapanuli Utara dapat tetap terjaga.(ABB)

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePersonel Piket Polsek Kapuas Kuala Stand By di Mako
Next Article POLSEK KAPUAS KUALA SOSIALISASIKAN SANKSI PIDANA PELAKU KARHUTLA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN
alex

Related Posts

POLSEK KAPUAS KUALA SOSIALISASIKAN SANKSI PIDANA PELAKU KARHUTLA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN

6 November 2026 1:41 AM

Personel Piket Polsek Kapuas Kuala Stand By di Mako

6 November 2026 12:59 AM

Antisipasi Bahaya Hoaks dan Ujaran Kebencian, Polsek Kapuas Kuala Melakukan Sosialisasi Pada Masyarakat

6 November 2026 12:52 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.