Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KEGIATAN SOSIALISASI TENTANG LARANGAN KARHUTLA OLEH PERSONEL POLSEK KAPUAS HILIR

POLSEK SELAT GENCARKAN SOSIALISASI PERINGATAN PENCEGAHAN KARHUTLA DI WILAYAH HUKUM POLSEK SELAT.

KEGIATAN SOSIALISASI MAKLUMAT KAPOLDA KALTENG TENTANG SANKSI PIDANA KARHUTLA OLEH PERSONEL POLSEK KAPUAS HILIR

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Daerah»Kericuhan Warnai Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, Mbah Coco Coret Dua Pemain
Daerah

Kericuhan Warnai Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, Mbah Coco Coret Dua Pemain

yadiBy yadi8 November 2026 5:39 PM023 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id | JAKARTA – Kompetisi sepak bola usia muda semestinya menjadi ruang pembentukan karakter, bukan sekadar arena mengejar kemenangan. Namun, prinsip pembinaan itu kembali mendapat ujian setelah insiden perkelahian melibatkan dua pemain muda dalam lanjutan Liga Jakarta U-17 di Pancoran Soccer Field (PSF), Jakarta, Sabtu (7/11).

Keributan yang melibatkan Al Habsy Forlan Fahroji dan Abdullah Yusuf Azzam, masing-masing disebut memperkuat Farama FC dan Bina Taruna, menjadi catatan serius di tengah konsistensi penyelenggaraan kompetisi usia muda oleh Radio Bola di Lapangan Sintetis Pancoran Soccer Field.

Pertandingan Farama FC melawan Bina Taruna pada pekan ke-11 Liga Jakarta U-17 itu sebenarnya berakhir imbang 2-2. Akan tetapi, persoalan tidak berhenti ketika peluit panjang dibunyikan. Ketegangan yang sempat diredam di lapangan kembali pecah di area parkir PSF.

Insiden tersebut memperlihatkan bahwa rivalitas pertandingan dapat berubah menjadi persoalan disiplin apabila tidak disertai pengendalian emosi dan penghormatan terhadap lawan.

Keributan Berlanjut di Area Parkir

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, Al Habsy mengaku menjadi pihak yang lebih dahulu dipukul sehingga berusaha membalas. Situasi kemudian memanas dan membutuhkan upaya sejumlah rekan setim untuk melerai kedua pemain.

CEO Liga Soeratin U-15 dan Liga Jakarta U-17, Erwiyantoro, yang akrab disapa Mbah Coco, bahkan turun langsung menghentikan keributan tersebut.

Mbah Coco menunjukkan sikap keras terhadap tindakan yang dinilai mencederai semangat pembinaan sepak bola usia muda. Ia menegaskan, panitia tidak akan memberikan toleransi kepada pemain yang terlibat perkelahian, baik di lapangan maupun di luar lapangan selama masih berada di lingkungan PSF.

“Kedua pemain harus dicoret sebagai peserta!” tegasnya.

Sikap tersebut mendapat dukungan dari pelatih Farama FC, Hilman Akbar, yang menyatakan kesediaannya mencoret nama Azzam dari skuad.

“Ya, saya sepakat. Kami akan mencoret nama Azzam dari Farama FC,” ujar Hilman.

Mbah Coco kemudian mengeluarkan surat resmi terkait pencoretan kedua pemain tersebut. Menurut dia, tindakan disipliner harus berlaku bagi seluruh pihak yang terlibat, tanpa membedakan siapa yang memulai maupun siapa yang membalas.

“Yang memukul dan yang dipukul sama-sama salah dan harus sama-sama dihukum. Yang dipukul pun kalau tidak dihalangi akan melakukan hal yang sama,” katanya.

Ia bahkan menegaskan, pemain yang terlibat perkelahian tidak hanya dicoret dari daftar peserta, tetapi juga dilarang kembali memasuki kawasan PSF.

Farama FC Ambil Langkah Tegas

Respons terhadap keputusan panitia datang dari manajer Farama FC, Ade Luken. Melalui surat resmi kepada penyelenggara, ia menegaskan bahwa Abdullah Yusuf Azzam tidak lagi menjadi bagian dari skuad Farama FC.

Langkah tersebut menjadi bentuk tanggung jawab klub terhadap disiplin pemain sekaligus menjaga lingkungan kompetisi tetap kondusif bagi pembinaan sepak bola usia muda.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pelatih Bina Taruna, Elga Renaldi, mengenai status Al Habsy Forlan Fahroji di timnya.

Kompetisi Usia Muda Bukan Sekadar Mencari Juara

Insiden ini menjadi pengingat bahwa Liga Jakarta U-17 dan Liga Soeratin U-15 memiliki tanggung jawab lebih besar daripada sekadar menyelenggarakan pertandingan dan menentukan pemenang.

Kompetisi usia muda merupakan ruang pembelajaran untuk mengasah keterampilan, kebugaran, mental, serta membangun persaudaraan dan relasi positif antarpemain. Di dalamnya, kemenangan seharusnya berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap lawan, pengendalian emosi, dan kepatuhan terhadap aturan.

Sepak bola usia muda adalah laboratorium pembentukan pesepakbola sekaligus manusia yang berkarakter. Karena itu, disiplin dan sportivitas bukan pelengkap kompetisi, melainkan bagian utama dari tujuan pembinaan.

Ketegasan panitia terhadap insiden di PSF menjadi pesan bahwa lapangan sepak bola tidak boleh menjadi tempat pembenaran bagi kekerasan. Bagi pemain muda, kemampuan menerima kekalahan, mengendalikan emosi, dan menghormati lawan justru merupakan kemenangan yang jauh lebih penting daripada sekadar angka di papan skor.(red-phy).

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleMinggu Kasih, Kapolres Bangka Barat Hadir Perkuat Kedekatan Polri Dengan Masyarakat
Next Article MINGGU KASIH, KAPOLSEK SIMPANG TERITIP PIMPIN SILATURAHMI DI GEREJA GPDI MARANATHA, AJAK JEMAAT RAWAT TOLERANSI
yadi

Related Posts

Wakil Bupati OKU dan Wakil Ketua DPRD OKU, Lepas Jalan Sehat HUT Ke 15 Partai Nasdem.

8 November 2026 10:55 AM

Polres Gunung Mas Ungkap Dugaan Pencurian Motor dan Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

8 November 2026 10:47 AM

Minggu Kasih Keliling, Polres Gunung Mas Ajak Jemaat Jaga Kerukunan dan Cegah Karhutla

8 November 2026 10:20 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.