21
April
2026
Selasa - : WIB

Inovasi Digital Kemenag: Add-ins Al-Qur’an untuk PowerPoint Hadirkan Pembelajaran Lebih Mudah

yadisuryadi
April 21, 2026 11:15 am pada TERKINI

Analisnews.co.id | Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) meluncurkan aplikasi Qur’an Kemenag Add-ins untuk Microsoft PowerPoint versi 1 tahun 2026. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengguna menyisipkan ayat-ayat Al-Qur’an beserta terjemahannya langsung ke dalam slide presentasi.

Peluncuran aplikasi ini bertepatan dengan peringatan milad ke-29 Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal (BQMI) di Jakarta, Senin (20/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, Helmi Halimatul Udhma, menekankan pentingnya menghadirkan akses pembelajaran yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kehadiran fitur Mushaf Isyarat ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan layanan yang ramah bagi sahabat tuli dan kelompok berkebutuhan khusus lainnya,” ujarnya.

Aplikasi Qur’an Kemenag Add-ins mendukung berbagai versi Microsoft PowerPoint, mulai dari 2010 hingga 2021 serta Microsoft 365, baik untuk sistem 32-bit maupun 64-bit. Fitur yang dihadirkan meliputi penelusuran ayat Al-Qur’an, pencarian dengan keyboard Arab, penyisipan ayat dan terjemahan, hingga informasi Mushaf Standar Indonesia.

Tak hanya itu, aplikasi ini juga dilengkapi fitur Panduan Mushaf Isyarat yang dirancang untuk mendukung pembelajaran inklusif. Fitur tersebut memudahkan sahabat tuli memahami Al-Qur’an melalui pendekatan visual, bahasa isyarat, dan transliterasi.

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdani, menilai inovasi ini sebagai bagian penting dari transformasi digital layanan keagamaan.

“Teknologi dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an secara lebih luas dan inklusif,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, menegaskan bahwa aplikasi ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses Al-Qur’an yang praktis dan sesuai standar.

“Add-ins ini menjadi solusi agar pengutipan ayat lebih rapi, akurat, dan sahih, khususnya untuk kebutuhan presentasi pembelajaran maupun dakwah,” ujarnya.

Melalui inovasi ini, Kementerian Agama berharap literasi Al-Qur’an dapat semakin meningkat, sekaligus memastikan pemenuhan hak belajar Al-Qur’an bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok berkebutuhan khusus.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU