
TAMIANG LAYANG – Kasat Intelkam Polres Barito Timur, AKP Muchamad Saipul, mewakili Kapolres, menghadiri kegiatan Ta’aruf dan Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Barito Timur (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja Tahun 2026, Jumat (13/2/2026)
Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan Umum Mantawara dan dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Prof. KH. Khairil Anwar, unsur Pemerintah Kabupaten Barito Timur, perwakilan Forkopimda, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur, ormas Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengurus MUI yang dikukuhkan.
Pengukuhan kepengurusan MUI Kabupaten Barito Timur didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Provinsi Kalimantan Tengah Nomor Kep-14/DP-MUI-Kalimantan Tengah/XI/2025 tertanggal 20 November 2025 tentang Pengukuhan Susunan dan Personalia Pengurus Dewan Pimpinan dan Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Barito Timur Masa Khidmat 2025–2030, serta SK Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Barito Timur Nomor 37/Kep.DP-MUI-Bartim/XI/2025 tertanggal 24 November 2025 tentang Pengukuhan Susunan dan Personalia Pengurus Komisi-Komisi MUI Kabupaten Barito Timur Masa Khidmat 2025–2030.
Ketua MUI Kabupaten Barito Timur dalam sambutannya menegaskan bahwa fungsi utama MUI adalah sebagai pelayan umat (Khadimul Ummah) dan mitra pemerintah (Shadiqul Hukumah). Selain menjaga akidah umat, MUI juga berkomitmen meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat. Ia menekankan bahwa program kerja lima tahun ke depan disusun untuk menghidupkan fungsi organisasi, bukan menjadikan organisasi sebagai sumber kehidupan.
Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkannya kepengurusan baru. Ia memaparkan empat peran utama MUI berdasarkan Pedoman Dasar dan Rumah Tangga terbaru Tahun 2025, yakni sebagai pelayan umat melalui dakwah dan tausiah, sebagai mitra pemerintah dalam mendukung program pembangunan, memperkuat pemberdayaan pendidikan dan ekonomi umat, serta mempersatukan umat Islam. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan sinergitas dengan pemerintah daerah demi stabilitas wilayah.
Bupati Barito Timur melalui perwakilannya menyampaikan harapan agar MUI menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan maraknya penyebaran hoaks, MUI diharapkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah yang edukatif dan konstruktif.
Adapun jumlah peserta yang terlibat dalam kepengurusan terdiri atas 93 orang pengurus, 19 orang Dewan Pertimbangan, serta 10 perwakilan MUI tingkat kecamatan. Dalam struktur yang dikukuhkan terdapat 11 komisi yang akan menjalankan fungsi organisasi selama masa khidmat 2025–2030.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Kepengurusan MUI Kabupaten Barito Timur Tahun 2026 sebagai forum penyusunan dan penyelarasan program kerja dengan visi pembangunan daerah.
Kegiatan berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya penyampaian isu provokatif maupun gangguan kamtibmas selama acara berlangsung.
Kasat Intelkam Polres Barito Timur, AKP Muchamad Saipul, menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penguatan sinergi antara ulama, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Barito Timur. Sinergi yang kokoh antara unsur keagamaan dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam merawat kerukunan dan ketenteraman masyarakat.(Joe)