
Pulang Pisau – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Banama Tingang jajaran Polres Pulang Pisau kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada generasi muda. Langkah nyata ini diwujudkan melalui sosialisasi intensif yang menyasar para pelajar di lembaga pendidikan guna mengantisipasi berbagai bentuk kenakalan remaja yang kian marak terjadi di lingkungan sekolah maupun media sosial. Kegiatan edukatif tersebut dilaksanakan langsung di SMAN-1 Banama Tingang yang beralamat di Jalan Pembangunan, Desa Bawan, Kecamatan Banama Tingang, Kamis (21/05/2026) Pagi.
Kapolsek Banama Tingang Ipda Fasca Candra Lukmana, S.S., memimpin langsung jalannya sosialisasi dengan mengusung tema “Police Goes To School”. Di hadapan puluhan siswa-siswi yang berkumpul di ruang kelas, pihak kepolisian memaparkan materi penting terkait pencegahan perundungan atau bullying, baik yang dilakukan secara fisik maupun verbal, yang dinilai dapat merusak mental serta masa depan para pelajar.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Banama Tingang Ipda Fasca Candra Lukmana, S.S., menegaskan bahwa selain perundungan, perhatian serius juga diberikan pada penyalahgunaan media sosial. Pelajar diingatkan untuk tidak terlibat dalam penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, serta pembuatan konten digital yang merendahkan orang lain. Terlebih lagi, maraknya penggunaan “knalpot brong” dan aksi balap liar kini menjadi sumber keresahan utama masyarakat sekitar.

“Kami memberikan perhatian yang sangat serius terhadap indikasi paham anarko, perilaku agresif, serta budaya kekerasan yang sangat mudah masuk melalui media sosial. Pola-pola seperti ini harus kita cegah sejak dini bersama pihak sekolah karena dapat mengarahkan para pelajar pada tindakan destruktif yang berujung pada konsekuensi hukum dan merugikan masa depan mereka sendiri,” ujar Ipda Fasca Candra.
Melalui dialog interaktif ini, Polsek Banama Tingang juga mengimbau para guru dan orang tua untuk terus memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka. Penindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas, seperti berkendara tanpa SIM dan tidak menggunakan helm, akan terus berjalan demi keselamatan bersama. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi kelompok bersama kepala sekolah serta foto bersama di halaman luar gedung SMAN-1 Banama Tingang yang berlangsung dengan aman dan tertib. (Humasrespulpis).

