
SUKAMARA – Memperkuat sinergitas kemitraan bersama seluruh lapisan masyarakat pesisir sungai, jajaran Sat Polairud Polres Sukamara mengajak warga bersama-sama memerangi praktik pungli dan illegal fishing. Kampanye kamtibmas terpadu ini digelorakan melalui pos pelayanan sambang kewilayahan di sepanjang pemukiman pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Jelai, Senin (18/05/2026).
Personel Sat Polairud berkumpul bersama para warga di pos-pos pertemuan bantaran sungai Jelai guna membangun komunikasi dua arah yang positif. Petugas mengajak masyarakat untuk menolak keras segala bentuk penarikan retribusi ilegal di dermaga penyeberangan serta berani melarang aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di lingkungan mereka. Kolaborasi aktif ini dinilai efektif mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.
Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Polairud Polres Sukamara menerangkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam memerangi pungli dan illegal fishing adalah pilar utama menjaga stabilitas kamtibmas perairan. Beliau menjamin seluruh operasional jajaran di lapangan dilaksanakan secara profesional, transparan, serta mengedepankan aspek perlindungan hukum yang ramah dan mudah dipahami publik.
Selain menyerukan perlawanan terhadap pungli dan kejahatan perikanan, petugas kepolisian turut menyampaikan imbauan kelestarian lingkungan hidup sungai. Warga diminta menghentikan kebiasaan membuang sampah domestik langsung ke aliran sungai Jelai guna menjaga kebersihan sumber air bersih bersama, serta diingatkan memanfaatkan saluran siaga bebas pulsa Call Center 110 jika membutuhkan tindakan darurat kepolisian.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan sambang selesai dilaksanakan, kondisi ketertiban umum di seputaran wilayah perairan DAS Jelai dilaporkan berada dalam keadaan aman, damai, dan kondusif sepenuhnya. Elemen masyarakat umum menyambut positif ajakan kepolisian dan berkomitmen ikut merawat lingkungan perairan mereka bebas dari kriminalitas. Sat Polairud Polres Sukamara berkomitmen konsisten mengawal keasrian wilayah sungai darat daerah. (HMS)