
SUKAMARA – Memastikan pelayanan di dermaga rakyat tetap transparan dan bersih, Sat Polairud Polres Sukamara melaksanakan giat sosialisasi anti-pungli di kawasan DAS Jelai, Kamis (21/05/2026). Petugas mendatangi pos-pos pelayanan transportasi sungai untuk memastikan tidak ada oknum yang melakukan pemerasan kepada warga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menciptakan iklim ekonomi yang sehat bagi masyarakat nelayan dan pedagang di wilayah perairan. Masyarakat diminta untuk lebih cerdas dalam bertransaksi dan segera melaporkan jika menemukan adanya oknum yang berani meminta uang tanpa dasar aturan yang jelas.
Kasat Polairud Polres Sukamara AKP Muhammad Sakir, S.Sos. menyatakan bahwa pelayanan masyarakat harus bersih dari pungutan liar. “Tidak ada tempat bagi praktik pungli di wilayah hukum perairan kami. Setiap layanan harus sesuai prosedur, jujur, dan tidak memberatkan ekonomi masyarakat yang sedang mencari nafkah,” tegas Kasat.
Para pengguna jasa transportasi air merasa lebih aman dan berani setelah mendapatkan pemahaman dari pihak kepolisian. Sosialisasi ini memberikan rasa percaya diri bagi mereka untuk menolak segala bentuk pungutan ilegal yang selama ini mungkin dianggap lumrah, padahal melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Patroli edukasi anti-pungli berakhir dengan situasi yang tertib. Polairud Polres Sukamara berkomitmen untuk terus memantau setiap titik rawan pungli guna menjamin keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat yang bergantung pada aktivitas di sepanjang DAS Jelai. (Hms)
