
SUKAMARA – Demi menciptakan lingkungan sungai yang asri, jajaran Sat Polairud Polres Sukamara memberikan edukasi kepada warga di sepanjang DAS Jelai mengenai dampak buruk sampah rumah tangga, Kamis (21/05/2026). Petugas mendatangi rumah warga di bantaran sungai untuk mensosialisasikan pentingnya pengelolaan sampah.
Sampah yang menumpuk di aliran sungai tidak hanya menyebabkan pemandangan yang kumuh, tetapi juga menjadi sarang penyakit dan penyumbat aliran air saat musim penghujan. Petugas menjelaskan bahwa sungai yang tercemar akan sangat berdampak pada kualitas air bersih yang digunakan warga untuk keperluan sehari-hari.
Kasat Polairud Polres Sukamara AKP Muhammad Sakir, S.Sos. menekankan peran warga dalam menjaga kebersihan sungai. “Sungai kita bukan tempat sampah. Kami berharap warga DAS Jelai sadar akan pentingnya menjaga kebersihan sungai agar kesehatan masyarakat tetap terjaga dan lingkungan tetap nyaman untuk dihuni,” tegas Kasat.
Warga berkomitmen untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai dan akan berusaha mengolah sampah rumah tangga mereka dengan cara menimbun atau membakar sampah kering secara aman. Kesadaran warga ini menjadi poin positif dalam upaya kepolisian menjaga kelestarian DAS Jelai dari pencemaran lingkungan.
Kegiatan edukasi berjalan dengan penuh kehangatan antara petugas dan warga. Sat Polairud akan terus melakukan patroli pemantauan kebersihan sungai sebagai langkah nyata dalam melindungi lingkungan perairan dari dampak buruk pencemaran sampah rumah tangga. (Hms)

