
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Kapuas menggelar Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana Tahun 2026, Jumat (17/4/2026) pagi, di Lapangan Apel Polres Kapuas.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., didampingi Perwira Apel AKP Tarudih serta Komandan Apel IPDA Yogatama Parikesit P. Dewanto, S.Tr.K.
Apel ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari Wakil Bupati Kapuas, jajaran Forkopimda, TNI-Polri, hingga instansi terkait seperti BPBD, Satpol PP, Damkar, Manggala Agni, dan stakeholder lainnya. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas.
Ratusan personel dari berbagai satuan turut ambil bagian, mulai dari personel Polres Kapuas, Kodim 1011/KLK, Satbrimob Polda Kalteng, hingga tim gabungan dari BPBD, Damkar, Satpol PP, dan Manggala Agni. Selain itu, turut ditampilkan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk kendaraan operasional roda dua dan roda empat yang akan digunakan dalam penanggulangan Karhutla.
Dalam amanatnya, Kapolres Kapuas menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi potensi Karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau, khususnya di wilayah lahan gambut Kalimantan Tengah.
“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan dini dan komitmen bersama seluruh unsur, baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah, maupun stakeholder terkait dalam menghadapi potensi Karhutla. Kita tidak boleh lengah, terlebih dengan adanya prediksi fenomena El Nino pada tahun ini,” ujar Kapolres.
Ia juga menekankan pentingnya langkah-langkah strategis dalam penanganan Karhutla, mulai dari peningkatan kesiapsiagaan personel dan sarpras, optimalisasi deteksi dini, hingga penguatan sinergi lintas sektoral.
“Kami mengajak seluruh elemen untuk mengedepankan upaya preemtif dan preventif, serta melibatkan masyarakat secara aktif. Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus dengan kolaborasi yang solid,” tambahnya.
Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan lancar hingga pukul 08.40 WIB. Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta pengecekan sarana dan prasarana oleh Kapolres Kapuas, guna memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap digunakan.
Apel kesiapsiagaan ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi langkah proaktif dalam memperkuat sinergi antarinstansi, sekaligus memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi ancaman Karhutla di wilayah hukum Polres Kapuas.
Dengan semangat kebersamaan dan kesiapan yang matang, diharapkan Kabupaten Kapuas dapat terhindar dari dampak buruk kebakaran hutan dan lahan, serta mampu menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang.