17
April
2026
Jumat - : WIB

Toba Caldera Resort Destinasi Wisata Majukan Danau Toba

alexbutar
April 17, 2026 3:48 pm pada SUMUT, TERKINI

 

Toba Caldera Resort merupakan destinasi ekowisata yang dikembangkan oleh BPODT (Badan Pelaksana Otorita Danau Toba) di bawah kepemimpinan Jimmy Panjaitan. Resort seluas 386,72 ha dengan pemandangan keindahan Danau Toba akan menjadi ekowisata kelas dunia, karena tergolong sebagai destinasi wisata super prioritas dari Pemerintah Republik Indonesia.

Edi Siburian – Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Tapanuli Utara Ketika berbincang santai di sekretariat DPC GAMKI Taput pada 15/04/2026,beliau turut menanggapi Toba Caldera Resort sebagai destinasi wisata yang mengintegrasikan nilai geologi, ekologi dan budaya yang bertujuan untuk pembangunan serta penguatan ekonomi lokal dalam kesatuan pembangunan kawasan berbasis perlindungan (konservasi) terhadap ketiga keragaman tersebut.

Edi menilai dengan adanya Toba Caldera Resort ini menunjukkan tren peningkatan jumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Hal ini tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh Jimmy Panjaitan – Direktur Utama BPODT yang terus mendorong peningkatan aksebilitas antara lain melalui penambahan rute penerbangan ke Bandara Sisingamangaraja XII dan digitalisasi penyeberangan di Danau Toba.

Demikian juga upaya promosi melalui kerjasama produksi film bertema budaya dan pariwisata Danau Toba, sudah 3 film yang diproduksi, antara lain : “Harta Tahta Boru Ni Raja”, “Antara Mama Cinta dan Sorga”, dan ” Wasiat Warisan”. Film terakhir bahkan sempat menempati posisi teratas dalam Top 10 Movies in Indonesia di Netflix, platform video OTT terbesar di dunia, pada hari pertama penayangannya. Saat ini sudah ada beberapa investor yang terlibat di Toba Caldera Resort antara lain Labersa Group, Agung Concern Group, Tobanta Nauli Indah, Dunia Outbond, serta NIMO Group.

Menurut Edi “Semua kemajuan ini tidak terlepas dari Tata Kelola Kelembagaan yang baik, Jimmy Panjaitan memiliki kemampuan manajerial pariwisata dan pemahaman terhadap geopark sebagai sistem pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan berkelanjutan, dimana memadukan lingkungan, kehutanan, pariwisata, infrastruktur, kearifan lokal dan pemerintah; sebagai wujud dari konservasi Kawasan Danau Toba. Dimana masyarakat lokal turut berperan di dalamnya baik sebagai pekerja maupun UMKM”.

Edi mengapresiasi kinerja Jimmy Panjaitan dan TIM BPODT dan berharap Jimmy bisa terus memajukan Kawasan Danau Toba melalui Toba Caldera Resort dan akan berdampak bagi Tujuh Kabupaten sekitar Kawasan Danau Toba.(ABB)

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU