13
Mei
2026
Rabu - : WIB

Umat Buddha Serentak Gelar Aksi Lingkungan Jelang Waisak 2570 BE

yadisuryadi
Mei 9, 2026 11:57 am pada JAKARTA, Kegiatan Warga

Analisnews.co.id | Menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE, umat Buddha bersama aparatur sipil negara Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha menggelar gerakan Ekoteologi melalui berbagai aksi kepedulian lingkungan, Jumat (8/5/2026).

Gerakan tersebut diwujudkan lewat kegiatan Reduce, Reuse, Recycle (3R), aksi bersih rumah ibadah agama Buddha, Dhammasekha, Perguruan Tinggi Keagamaan Buddha, hingga tradisi Fang Shen yang dilaksanakan serentak di sejumlah daerah.

Direktur Jenderal Bimas Buddha Supriyadi mengatakan penguatan ekoteologi merupakan bentuk nyata implementasi ajaran agama yang berdampak bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan.

Ia menilai perayaan Waisak tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial dan kelestarian alam.

“Kami menggelorakan semangat menyemarakkan Waisak melalui gerakan sebulan persiapan yang disebut Vesakha Sananda,” ujar Supriyadi saat membuka gerakan serentak di STAB Maha Prajna.

Menurutnya, umat diajak mengisi masa persiapan Waisak dengan kegiatan yang bermanfaat dan membawa kebahagiaan bersama.

Gerakan tersebut sekaligus menjadi implementasi Surat Edaran Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2025 tentang kepedulian lingkungan. Salah satu program yang dijalankan yakni pelatihan eco enzyme yang puncaknya dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei mendatang.

Dalam aksi 3R, Supriyadi juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam pola konsumsi sehari-hari agar tidak menghasilkan limbah berlebihan.

“Menjaga alam adalah bagian dari spiritualitas. Kita tidak dapat hidup sendiri karena manusia dan alam semesta saling berkaitan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bimas Buddha Triroso menyebut nilai-nilai ekoteologi sejatinya telah lama tertanam dalam ajaran Buddha dan tercantum dalam berbagai sutta.

Menurut Triroso, konsep pelestarian lingkungan dalam perspektif Buddhis mengajarkan hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Ia menyampaikan hal tersebut saat mengikuti aksi bersih di Vihara Indraloka.

Apresiasi terhadap kegiatan itu juga datang dari Ketua Vihara Dhamma Metta, Sukarya, yang menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian Agama dalam aksi kebersihan, tradisi Fang Shen, hingga bantuan perlengkapan kebersihan.

Secara nasional, gerakan berbasis kepedulian lingkungan tersebut melibatkan organisasi keagamaan Buddha dan berbagai elemen umat di sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Analisnews.co.id
MENU