Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbauan Larangan Membakar Hutan dan lahan.

FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Daerah»POLISI PEDULI PENDIDIKAN, BHABINKAMTIBMAS POLSEK KAPUAS TENGAH SOSIALISASI STOP PENYEBARAN BERITA HOAX DI SDN 1 HURUNG PUKUNG
Daerah

POLISI PEDULI PENDIDIKAN, BHABINKAMTIBMAS POLSEK KAPUAS TENGAH SOSIALISASI STOP PENYEBARAN BERITA HOAX DI SDN 1 HURUNG PUKUNG

Admin MediaBy Admin Media20 Oktober 2026 5:38 PM013 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Personel Polsek Kapuas Tengah Bhabinkamtibmas Aipda Fordiansyah melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SDN 1 Hurung Pukung, yang berlokasi di Desa Hurung Pukun Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas. Selasa (20/10/2026) pukul 06.30 WIB.

Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., melalui Kapolsek Kapuas Tengah AKP Muhammad Saladin, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap perkembangan penggunaan media sosial di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar yang saat ini semakin mudah mengakses berbagai informasi melalui perangkat digital. Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kapuas Tengah berupaya memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menyaring informasi sebelum menyebarkannya, sekaligus membangun kesadaran untuk menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai dengan norma yang berlaku.

“Kami mengimbau para siswa agar senantiasa menerapkan prinsip “Saring Sebelum Sharing” setiap kali menerima informasi dari media sosial maupun platform komunikasi digital lainnya. Ia menekankan bahwa tidak semua informasi yang beredar di internet dapat dipastikan kebenarannya, sehingga diperlukan sikap kritis dan kehati-hatian sebelum mempercayai ataupun membagikannya kepada orang lain.” Lanjut AKP M. Saladin.

Para siswa diingatkan untuk tidak mudah terpancing oleh judul berita yang provokatif, informasi yang belum jelas sumbernya, maupun pesan berantai yang berpotensi menimbulkan keresahan. Sebelum menyebarluaskan suatu informasi, siswa diharapkan memeriksa sumber berita, membandingkan dengan informasi dari sumber tepercaya, serta memastikan bahwa isi informasi tersebut sesuai dengan fakta.

Penyebaran hoaks dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kesalahpahaman, keresahan di tengah masyarakat, hingga terganggunya hubungan antar sesama. Oleh karena itu, para pelajar sebagai generasi muda diharapkan mampu berperan aktif dalam mencegah penyebaran informasi palsu dengan tidak ikut meneruskan konten yang belum diketahui kebenarannya.

Selain membahas bahaya hoaks, sosialisasi tersebut juga menjadi sarana untuk mengajak para siswa agar lebih bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Kami mengingatkan bahwa aktivitas di ruang digital tetap memiliki konsekuensi, sehingga setiap pengguna perlu menjaga etika berkomunikasi, menghormati orang lain, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan pihak lain.

Para siswa juga diimbau untuk tidak terlibat dalam perundungan siber (cyberbullying), menyebarkan ujaran kebencian, membuat atau membagikan konten yang bersifat provokatif, maupun memberikan komentar yang dapat memicu konflik. Media sosial hendaknya dimanfaatkan untuk kegiatan positif, seperti menunjang pembelajaran, menambah wawasan, mengembangkan kreativitas, dan memperluas pengetahuan.

Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini, Polsek Kapuas Tengah Polres Polres Kapuas berharap para siswa SDN 1 Hurung Pukung semakin memahami bahaya penyebaran hoaks dan pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial. Penerapan prinsip “Saring Sebelum Sharing” diharapkan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari demi mendukung terciptanya ruang digital yang sehat, aman, dan kondusif.

Polsek Kapuas Tengah berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mendorong terwujudnya generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan informasi digital.

Selain itu, personel juga membagikan masker gratis untuk para murid SDN 1 Hurung Pukung guna cegah infeksi saluran nafas akibat paparan asap karhutla. Tutup Kapolsek (MS).

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePOLSEK KAPUAS TENGAH INGATKAN WARGA BAHAYA BERITA HOAX LEWAT PATROLI DIALOGIS
Next Article Polsek Kapuas Tengah Subuh Keliling dan Dialog Kamtibmas Bersama Tokoh Agama Desa Pujon
Admin Media

Related Posts

“Cegah Karhutla” Polsek Kapuas Timur Rutin Sosialisasi dan Imbauan Larangan Membakar Hutan dan lahan.

20 Oktober 2026 7:07 PM

Cegah Karhutla, Personel Polsek Kapuas Murung Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalteng

20 Oktober 2026 6:40 PM

Bentang Sepanduk Larangan Membakar Hutan Dan Lahan Personil Polsek Kapuas Murung Melalui Giat Sosialisasi Karhutla

20 Oktober 2026 6:38 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.