Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Personil Polsek Kapuas Hilir  memberikan pelayanan kepada masyarakat di Mako Polsek Kapuas Hilir

Polsek Kapuas Hilir beri rasa aman dan tentram di lingkungan masyarakat melalui kegiatan patroli oleh  anggotanya

Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalteng Sanksi Karhutla Oleh Polsek Kapuas Hilir

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Daerah»Adang Daradjatun Ingatkan, Untuk Memutus Mata Rantai Peredaran Narkotika Dibutuhkan Komitmen dan konsisten Penegak Hukum
Daerah

Adang Daradjatun Ingatkan, Untuk Memutus Mata Rantai Peredaran Narkotika Dibutuhkan Komitmen dan konsisten Penegak Hukum

yadiBy yadi2 November 2026 8:37 PM083 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Analisnews.co.id  | JAKARTA – Penggerebekan kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, oleh aparat gabungan mendapat perhatian Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun. Dia menilai operasi tersebut menjadi bukti kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika.

Namun, Adang mengingatkan pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti pada operasi penindakan sesaat. Dibutuhkan komitmen jangka panjang, konsistensi aparat penegak hukum, serta dukungan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkotika.

“Perang melawan narkoba bukan sekadar operasi sesaat, melainkan perjuangan jangka panjang yang membutuhkan konsistensi seluruh aparat penegak hukum dan dukungan masyarakat,” kata Adang di Jakarta, Minggu.(1/11)

Menurut Adang, operasi gabungan yang melibatkan BNN, Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Brimob menunjukkan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi kejahatan narkotika yang memiliki jaringan dan pendanaan terorganisasi.

Dia menilai pemberantasan jaringan narkoba bukan pekerjaan mudah. Aparat di lapangan harus menghadapi berbagai bentuk perlawanan sehingga keberanian, profesionalisme, dan ketegasan menjadi hal penting dalam menjalankan tugas.

Meski demikian, Adang menegaskan keberhasilan penggerebekan tidak cukup diukur dari jumlah orang yang ditangkap. Penegakan hukum harus dikembangkan hingga menyentuh aktor utama di balik bisnis haram tersebut.

Bandar dan Aliran Dana Harus Diungkap

Adang meminta aparat menjadikan penangkapan para pelaku di lapangan sebagai pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar. Termasuk mengungkap bandar, pemasok, pengendali, hingga pihak-pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas peredaran narkotika.

“Penelusuran aliran dana hasil kejahatan juga penting dilakukan agar jaringan narkoba tidak memiliki kemampuan untuk kembali membangun bisnis ilegalnya,” ujarnya.

Selain penindakan hukum, Adang menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dalam menangani kawasan rawan narkoba seperti Kampung Bahari.

Menurut dia, pemberantasan narkotika harus berjalan beriringan dengan pencegahan, rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika, pemberdayaan masyarakat, serta pemulihan lingkungan sosial.

Dia juga meminta masyarakat setempat tidak dipandang sebagai bagian dari persoalan. Sebaliknya, warga harus dilibatkan sebagai mitra strategis dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.

“Jangan sampai masyarakat yang sebenarnya ingin hidup aman dan terbebas dari narkoba justru menjadi korban atau berada dalam tekanan jaringan bandar,” katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap 27 orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika saat penggerebekan di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu.

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan juga menyita sejumlah senjata api.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan penggerebekan dilakukan secara serentak dari berbagai sisi dengan melibatkan sejumlah instansi.

“Kita melakukan penggerebekan dari berbagai sisi. Oleh karena itu kita lakukan serempak, kemudian kita berkolaborasi dengan semua pihak, dari BNN, Bareskrim, Polda Metro Jaya, Brimob, dan lain sebagainya,” kata Bismo.

Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya aparat mengungkap jaringan peredaran narkotika di kawasan Kampung Bahari.(red/py).

AdangDaradjatun BNN KampungBahari KomisiIIIDPR Narkoba PemberantasanNarkoba PoldaMetroJaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKMI 2026 Perkuat Ekosistem Musik Indonesia, Rock in Celebes Hadirkan Lima Musisi di Fort Rotterdam
Next Article PERSONEL PIKET POLSEK KAPUAS KUALA STAND BY SIAGA MAKO PADA MALAM HARI
yadi

Related Posts

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Dugaan Intimidasi Santriwati Mencuat

3 November 2026 8:29 PM

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus di Sentul

3 November 2026 8:26 PM

SEMBARI PATROLI KE PASAR PERTOKOAN DESA PUJON, POLSEK KAPUAS TENGAH INGATKAN MASYARAKAT BAHAYA BERITA HOAX LEWAT DIALOGIS KAMTIBMAS

3 November 2026 6:46 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.