Ribuan Peserta Padati GWS Tabanan, Puncak Hari BPR-BPRS Nasional 2026 Dorong UMKM dan Literasi Keuangan
Analisnews.co.id – TABANAN | Perayaan Hari BPR-BPRS Nasional 2026 di Bali menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebanyak 127 Bank Perekonomian Rakyat dan BPR Syariah (BPR-BPRS) se-Bali berkumpul dalam satu lokasi pada puncak peringatan yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perbarindo Bali di Garuda Wisnu Singasana (GWS), Tabanan, Minggu, 31 Mei 2026.
Kegiatan yang dikemas melalui Fun Run 5K dan Fun Walk tersebut diikuti ribuan peserta dari kalangan insan BPR-BPRS, masyarakat umum, hingga pelaku UMKM. Selain olahraga bersama, perayaan juga diramaikan bazaar UMKM, lomba menggambar dan mewarnai tingkat TK dan SD, hiburan rakyat, serta pembagian door prize.
Ketua DPD Perbarindo Bali, I Ketut Komplit, SH., mengatakan peringatan Hari BPR-BPRS Nasional tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana memperkuat keberpihakan industri BPR terhadap ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendekatkan BPR kepada masyarakat sekaligus memperluas dukungan terhadap sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Hal ini mendukung program pemerintah untuk mewujudkan Bali yang bersih dari sampah, sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan dan kebersihan alam Bali, mampu meningkatkan perekonomian Bali sehingga berdampak pada bisnis BPR-BPRS yang terus bertumbuh dan bertahan di tengah persaingan ketat. Selamat Hari BPR-BPRS Nasional 2026. Langkah BPR-BPRS untuk Negeri, Ekonomi Rakyat Maju,” kata Ketut Komplit.
Sebelum puncak perayaan berlangsung, Perbarindo Bali juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan, diantaranya persembahyangan bersama di Pura Luhur Batukaru, penanaman 1.000 bibit kelapa daksina di Embung Tukad Unda, Klungkung, pelepasan tukik dan aksi bersih pantai di Pantai Yeh Gangga, serta penyaluran paket sembako kepada nelayan.
Ketut Komplit menegaskan bahwa keberadaan BPR selama ini memang difokuskan untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Bali. Oleh karena itu, pelibatan pelaku usaha mikro dalam setiap agenda perayaan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat.
“Melalui UMKM yang tumbuh, ekonomi keluarga akan meningkat, kesejahteraan masyarakat bertambah dan pada akhirnya perekonomian daerah juga ikut bergerak. Oleh karena itu, BPR akan terus hadir menjadi mitra strategis UMKM di Bali secara berkesinambungan,” kata Ketut Komplit.
Ia juga mengungkapkan bahwa kinerja industri BPR-BPRS di Bali hingga Maret 2026 masih menunjukkan tren positif. Total aset tercatat mencapai Rp22,634 triliun atau tumbuh 5 persen secara tahunan. Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp18,247 triliun atau meningkat 6,6 persen, sementara kredit yang disalurkan tumbuh 5,8 persen menjadi Rp13,770 triliun.
Selain mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, Perbarindo Bali juga terus mengajak masyarakat menggunakan layanan keuangan resmi yang berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Ayo masyarakat Bali untuk menabung di lembaga-lembaga yang resmi yang diawasi oleh OJK,” kata Ketut Komplit.
Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tabanan, Nyoman Gede Gunawan, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menilai berkumpulnya seluruh BPR-BPRS se-Bali di Tabanan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Hari ini Tabanan begitu luar biasa. Jadi, tidak salah, jika Bapak Bupati mengatakan titik kumpul ada di Tabanan. Hari ini memang terjadi. Seluruh BPR se-Bali berkumpul disini dan ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman. Ia menilai Hari BPR-BPRS Nasional menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran BPR dan BPRS dalam mendukung sektor UMKM serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami melihat banyak UMKM yang ikut berpameran dalam kegiatan ini untuk mendukung usaha-usaha mereka. Ini merupakan bentuk dukungan nyata dari BPR dan BPRS terhadap pengembangan usaha masyarakat,” kata Parjiman.
Menurutnya, ke depan BPR dan BPRS diharapkan semakin meningkatkan fungsi intermediasi melalui penyaluran pembiayaan produktif kepada UMKM yang selama ini menjadi penggerak utama ekonomi Bali.
Melalui semangat kebersamaan, literasi keuangan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang diusung dalam perayaan tahun ini, Perbarindo Bali optimistis industri BPR-BPRS akan terus tumbuh sehat, berdaya saing, serta menjadi mitra terpercaya masyarakat dalam membangun ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Perbarindo Bali, Hari BPR-BPRS Nasional 2026, UMKM Bali, BPR BPRS, Tabanan
