Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Waka Komisi III DPR Apresiasi BNN Bongkar Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin

Hadir di Lapangan THOR Made Supartha Beri Semangat Banteng Bali: Bawa Nama Bali, Berjuang dengan Sportivitas

BNN, Kemensos, Kemenkes, dan Kemenaker Teken MoU Penanganan Korban Napza

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»BNN, Kemensos, Kemenkes, dan Kemenaker Teken MoU Penanganan Korban Napza
Terkini

BNN, Kemensos, Kemenkes, dan Kemenaker Teken MoU Penanganan Korban Napza

nurjenBy nurjen12 Agustus 2026 11:15 AM032 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, Analisnews.co.id  – Badan Narkotika Nasional (BNN) menjalin kerja sama dengan tiga Kementerian, yakni Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

 

Kerja sama interdepetensial ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai penanganan komprehensif bagi korban penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif Lainnya (Napza).

 

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto bersama jajaran menteri dan perwakilan dari Kemensos, Kemenkes, serta Kemenaker di Kantor BNN RI, Jakarta.

 

Melalui sinergi ini, BNN dan ketiga kementerian bersepakat untuk mengintegrasikan layanan rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, hingga pelatihan vokasional serta pemberdayaan tenaga kerja bagi para mantan pecandu dan korban Napza.

 

Kepala BNN menegaskan bahwa penanganan korban penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya diselesaikan dari sisi penegakan hukum semata, tetapi memerlukan pendekatan kemanusiaan dari hulu ke hilir.

 

“Korban penyalahgunaan narkotika adalah orang sakit yang harus disembuhkan dan dipulihkan. Melalui kerja sama lintas kementerian ini, kita tidak hanya memulihkan kesehatan fisik dan mental mereka melalui Kemenkes dan Kemensos, tetapi juga memberikan kepastian masa depan dan keterampilan kerja melalui Kemenaker agar mereka tidak kembali terjerosok,” ujarnya.

 

Dalam skema kerja sama tersebut, Kemenkes bertugas mengoptimalkan fasilitasi rehabilitasi medis di rumah sakit dan puskesmas, Kemensos berfokus pada pendampingan rehabilitasi sosial serta reintegrasi ke masyarakat, sedangkan Kemenaker memfasilitasi program pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan bekal kemandirian ekonomi.

 

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kekambuhan (relapse) penyalahguna narkotika sekaligus mempercepat proses pengembalian mantan korban Napza menjadi sumber daya manusia yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticlePOLSEK KAPUAS HULU HADIR DI SPBU, PASTIKAN KEAMANAN DAN KENYAMANAN MASYARAKAT
Next Article Hadir di Lapangan THOR Made Supartha Beri Semangat Banteng Bali: Bawa Nama Bali, Berjuang dengan Sportivitas
nurjen

Related Posts

Waka Komisi III DPR Apresiasi BNN Bongkar Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin

12 Agustus 2026 11:45 AM

Hadir di Lapangan THOR Made Supartha Beri Semangat Banteng Bali: Bawa Nama Bali, Berjuang dengan Sportivitas

12 Agustus 2026 11:35 AM

POLSEK KAPUAS HULU HADIR DI SPBU, PASTIKAN KEAMANAN DAN KENYAMANAN MASYARAKAT

12 Agustus 2026 11:02 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.