Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Anggota Piket Jaga Polsek Kapuas Kuala Stand By di Mako

UPAYA PENCEGAHAN POLSEK KAPUAS KUALA SOSIALISASIKAN SANKSI PIDANA PELAKU KARHUTLA

Pendaftaran 23 Oktober, DLH DKI Buka 264 Lowongan Padat Karya Tanpa Syarat Ijazah

Facebook X (Twitter) Instagram
Analis
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
Analis
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Big Media
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Kateng
  • Terkini
You are at:Home»Banten»Seorang warga Rangkasbitung positif terserang Chikungunya 
Banten

Seorang warga Rangkasbitung positif terserang Chikungunya 

nurjenBy nurjen23 Juni 2026 6:57 PM092 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LEBAK Analisnews.co.id – Seorang warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten terserang penyakit virus Chikungunya akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di daerah itu.

“Kita melakukan pemeriksaan sampel lima warga Desa Cimangeunteung Kecamatan Rangkasbitung dan dinyatakan satu orang positif teridentifikasi terserang virus Chikungunya,” kata dr Nadia Natasha, seorang petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Selasa.

Penderita yang dinyatakan positif terserang Chikungunya itu berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test.

Warga yang positif Chikungunya atas nama Sopwan Damini (10) dan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, pihaknya tidak tertutup kemungkinan penularan virus tersebut menyerang warga lainnya.

Oleh karena iu, pihaknya bersama masyarakat setempat akan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur).

Dengan PSN itu,kata dia,bisa memutus mata rantai penularan, karena jentik jentik nyamuk mati.

“Kita melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) dan menemukan jentik nyamuk penyebar Chikungunya di rumah warga,” kata dokter Nadia.

Nadia mengatakan, penularan Chikungunya disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh nyamuk, seperti Aedes aegypti (di dalam rumah) atau Aedes albopictus (di kebun).

Gejala yang umum dirasakan adalah demam tinggi 39-40 derajat Celcius, nyeri sendi hebat (atralgia) di lutut dan jari hingga sulit berjalan, sakit kepala, serta lemas.

Ia mengimbau masyarakat jika mengalami gejala Chikungunya dapat melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas.

Selain itu juga banyak minum cairan agar tidak dehidrasi, dan istirahat cukup,” katanya menjelaskan.

KH Hasan Basri, seorang tokoh masyarakat Kabupaten Lebak mengaku dirinya bersama isteri , menantu, cucu dan santri mengalami gejala demam, sakit sendi hingga sulit berjalan.

Penularan penyakit itu sudah berlangsung selama dua pekan terakhir dan dipastikan menyerang warga lainnya.

“Kami merasa lega setelah tim petugas kesehatan dari Puskesmas Rangkasbitung datang kesini melakukan pemeriksaan dan pengobatan,” katanya.

Sementara itu, Heri, seorang Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mengaku bahwa masyarakat yang terdampak penyakit Chikungunya, karena ditemukan nyamuk Aedes aegypti di kamar mandi dan di barang bekas di rumah masyarakat setempat. untuk memutus mata rantai Chikungunya,” katanya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleULAMA KHARISMATIK LEBAK APRESIASI PENATAAN TATA KELOLA PROGRAM MBG
Next Article Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Bedah Rumah Warga dan Salurkan 100 Paket Sembako
nurjen

Related Posts

MUI Lebak apresiasi 2 tahun Prabowo – Gibran  perkuat lembaga pesantren 

23 Oktober 2026 8:15 PM

Green Policing Polda Banten dan Jajaran Tanam 1.000 Pohon

23 Oktober 2026 7:43 PM

Ditreskrimum Polda Banten Bongkar Tiga Kasus Kejahatan Kendaraan, Tujuh Tersangka Diamankan

23 Oktober 2026 7:36 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
© 2026 analisnews. Designed by analisnews.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.